Bencana alam

Banjir di Parigi Moutong: BPBD Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

×

Banjir di Parigi Moutong: BPBD Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

Sebarkan artikel ini
Posko Induk Banjir Bandang Kecamatan Toribulu.Foto Ipal

Bisalanews.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong telah menetapkan status tanggap darurat bencana setelah banjir melanda empat kecamatan di kabupaten tersebut.

Keputusan ini diumumkan oleh Sekretaris BPBD Parigi Moutong, Rivai, pada Ahad (23/6/2024).

Menurut Rivai, keputusan untuk menetapkan status tanggap darurat dilakukan setelah mengadakan rapat bersama pihak terkait lainnya.

Hasil dari rapat tersebut menghasilkan rekomendasi untuk menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari.

Baca juga :  Tujuh Jenazah Korban Longsor Gunung Talenga Berhasil Dievakuasi, Operasi SAR Ditutup Kamis

“Hari ini, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD sudah berkomunikasi dengan Penjabat (Pj) Bupati, sehingga SK tanggap darurat ditandatangani hari ini juga,” jelas Rivai.

Berdasarkan data yang diberikan oleh Rivai, delapan desa terdampak banjir tersebut.

Desa Astina dan Tanalanto di Kecamatan Torue,Desa Tindaki di Kecamatan Parigi Selatan Empat desa di Kecamatan Toribulu,Sibalago, Singura, Sienjo, dan Toribulu,Desa Bambasiang di Kecamatan Palasa.

Rivai mengungkapkan bahwa BPBD mengutamakan penanganan pengungsi di berbagai titik banjir.

Baca juga :  Banjir Terjang Empat Desa di Tanantovea Donggala, Jembatan Putus dan Rumah Hanyut

Sebagai langkah awal, posko induk didirikan di lapangan sepak bola Desa Sienjo untuk mengkoordinasikan informasi.

Selain itu, posko tambahan juga dibangun di Desa Tanalanto (Kecamatan Torue) dan Desa Tindaki (Kecamatan Parigi Selatan).

“Pengungsi dari Desa Sibalago ditangani oleh Dinas Sosial beserta relawannya, sementara pengungsi di Desa Sienjo ditangani oleh PMI. Kami sendiri menangani pengungsi di Desa Tanalanto dan Tindaki,” ujar Rivai.

Baca juga :  Menteri Pariwisata Sampaikan Duka Cita atas Kecelakaan Kapal Wisata “Tiga Putra” di Bengkulu

Pada hari kedua penanganan pascabanjir, tim gabungan BPBD menurunkan tim untuk mendetailkan data kerusakan di lokasi terdampak.

Data ini akan diolah dan dikeluarkan melalui satu pintu untuk memastikan akurasi dan kecepatan penanganan.

Dengan penetapan status tanggap darurat ini, diharapkan seluruh pihak terkait dapat bergerak cepat untuk membantu masyarakat terdampak banjir di Parigi Moutong.

Total Views: 1040

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *