
Palu, Bisalanews.id – Tim John Locke dari UIN Datokarama Palu berhasil meraih Juara I Cabang Lomba Debat Konstitusi pada ajang Pekan Olahraga, Riset, dan Ornamen Seni Indonesia Timur (POROS INTIM) IV yang digelar di UIN Datokarama Palu. Rabu (08/07/2026)
Tim yang diperkuat Moh. Fadel (Program Studi Hukum Keluarga), Adinda Syahrani (Program Studi Hukum Ekonomi Syariah), dan Dwi Bintang Saputra E. Yasin (Program Studi Hukum Tata Negara Islam) tampil konsisten sejak babak penyisihan hingga final. Mereka berhasil mengumpulkan skor 280, mengungguli Tim Van Vollenhoven dari UIN Alauddin Makassar dengan skor 268 di posisi kedua, serta Tim Thomas Hobbes dari IAIN Parepare dengan skor 248 di posisi ketiga.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas disiplin ilmu mampu melahirkan argumentasi yang tajam, sistematis, dan berbasis konstitusi. Dalam setiap sesi debat, Tim John Locke dinilai mampu mempertahankan argumentasi dengan analisis yang kuat, sekaligus memberikan sanggahan yang logis terhadap lawan debat.
Salah satu anggota tim, Moh. Fadel, mengatakan keberhasilan itu merupakan hasil dari proses latihan yang panjang dan kekompakan seluruh anggota tim.
“Prestasi ini bukan hanya tentang menjadi juara, tetapi tentang bagaimana kami belajar bekerja sama, saling melengkapi, dan mempertanggungjawabkan setiap argumentasi yang kami bangun. Semua itu lahir dari latihan dan komitmen bersama,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Adinda Syahrani. Menurutnya, perbedaan latar belakang keilmuan justru menjadi kekuatan dalam menyusun strategi debat.
“Kami berasal dari program studi yang berbeda, sehingga setiap anggota memiliki sudut pandang tersendiri. Perbedaan itu kami satukan menjadi kekuatan untuk membangun argumentasi yang lebih komprehensif,” katanya.
Sementara itu, Dwi Bintang Saputra E. Yasin menilai kemenangan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kapasitas akademik dan membawa nama baik kampus dalam berbagai kompetisi ilmiah.
“Semoga capaian ini menjadi penyemangat bagi mahasiswa lain agar tidak ragu mengikuti kompetisi akademik. Kami percaya kerja keras, disiplin, dan kekompakan akan selalu membuahkan hasil,” tuturnya.
Pembina tim turut mengapresiasi perjuangan para mahasiswa yang dinilai mampu menjaga fokus dan semangat selama kompetisi berlangsung.
“Mereka menunjukkan dedikasi yang luar biasa. Kemenangan ini bukan hanya soal nilai, tetapi juga mencerminkan kualitas berpikir kritis, kemampuan komunikasi, dan karakter mahasiswa UIN Datokarama Palu yang mampu bersaing di tingkat regional,” ungkapnya.
Ajang POROS INTIM IV menjadi wadah bagi mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia Timur untuk mengembangkan kemampuan akademik, riset, olahraga, dan seni. Keberhasilan Tim John Locke menempati podium tertinggi sekaligus mempertegas eksistensi UIN Datokarama Palu sebagai salah satu kampus yang mampu melahirkan mahasiswa berprestasi di bidang debat konstitusi.











