Example 7970x250
Lingkungan Hidup

Tambang Emas Kayuboko Kembali Telan Korban Jiwa, Warga Desa Lobu Mandiri Dilaporkan Meninggal Tertimbun Material

×

Tambang Emas Kayuboko Kembali Telan Korban Jiwa, Warga Desa Lobu Mandiri Dilaporkan Meninggal Tertimbun Material

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

Parigi Moutong, Bisalanews.idAktivitas pertambangan emas di Desa Kayuboko, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong, kembali dilaporkan memakan korban jiwa. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (10/06/2026) sekitar pukul 17.45 WITA.

Berdasarkan informasi yang diterima media ini, korban diketahui bernama Didi atau Kus, warga Dusun I, Desa Lobu Mandiri. Korban diduga tertimbun material saat berada di lokasi aktivitas pertambangan emas yang selama ini menjadi perhatian berbagai pihak.

Seorang sumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan menyebutkan bahwa peristiwa tersebut terjadi secara tiba-tiba ketika korban sedang berada di area kerja tambang. Material tanah dan batu diduga longsor hingga menimbun korban.

Baca juga :  Gubernur Sulteng Paparkan Rencana Industri Nikel Ramah Lingkungan di Siniu

“Korban tertimbun material dan dinyatakan meninggal dunia,” ungkap sumber tersebut kepada media ini, Rabu malam.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak berwenang terkait kronologi lengkap kejadian maupun penyebab pasti insiden yang merenggut nyawa korban tersebut.

Peristiwa ini menambah daftar panjang kecelakaan kerja yang terjadi di kawasan pertambangan emas Desa Kayuboko. Sejumlah insiden serupa sebelumnya juga pernah dilaporkan terjadi dan menimbulkan korban luka maupun korban jiwa.

Baca juga :  Dinas TPHP Parigi Moutong Kritik Penerbitan IPR Tanpa Konsultasi dan Koordinasi

Kembali terjadinya kecelakaan fatal tersebut memunculkan pertanyaan serius mengenai aspek keselamatan kerja, pengawasan aktivitas pertambangan, serta kepatuhan terhadap standar operasional yang seharusnya diterapkan di lokasi tambang.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum, instansi teknis pertambangan, serta pemerintah daerah segera melakukan investigasi menyeluruh guna mengungkap penyebab kejadian dan memastikan ada tidaknya unsur kelalaian dalam aktivitas tersebut.

Selain itu, desakan juga muncul agar seluruh aktivitas pertambangan yang dinilai berisiko tinggi dievaluasi secara ketat demi mencegah jatuhnya korban berikutnya. Keselamatan pekerja dinilai harus menjadi prioritas utama dibanding kepentingan ekonomi semata.

Baca juga :  Antara Tambang Rakyat dan Masa Depan Pertanian

Apabila ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) maupun aturan pertambangan yang berlaku, masyarakat meminta agar pihak yang bertanggung jawab diberikan sanksi sesuai ketentuan perundang-undangan.

Sementara itu, keluarga korban dan warga sekitar masih berduka atas peristiwa tersebut. Media ini masih berupaya memperoleh konfirmasi resmi dari pihak kepolisian, pemerintah desa, serta instansi terkait untuk melengkapi informasi mengenai insiden yang terjadi di tambang emas Desa Kayuboko tersebut.

Total Views: 2846

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *