Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Daerah

Hujan Usulan Saat Reses di Parigi Barat, Faisan Lelo Siap Perjuangkan Penerangan Lampu Pemakaman Umum Baliara

×

Hujan Usulan Saat Reses di Parigi Barat, Faisan Lelo Siap Perjuangkan Penerangan Lampu Pemakaman Umum Baliara

Sebarkan artikel ini
Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Faisan Lelo Badja didampingi Camat Parigi Barat dan aparat desa. Rabu, (22/04/2026). – Foto : MRP

Bisalanews.id, Parmout – Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Faisan Lelo Badja menerima sejumlah usulan masyarakat saat melaksanakan reses di Desa Baliara, Kecamatan Parigi Barat, Rabu, (22/04/2026).

Kegiatan reses tersebut dihadiri Camat Parigi Barat, Kepala Desa Baliara, tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh adat, serta tokoh masyarakat yang turut menyampaikan berbagai aspirasi terkait kebutuhan pembangunan di wilayah mereka.

Example 300x600

Dalam pertemuan itu, masyarakat menyampaikan sejumlah kebutuhan infrastruktur yang dinilai mendesak untuk mendukung aktivitas warga sehari-hari, terutama akses penghubung antarwilayah dan penerangan lingkungan.

Salah satu usulan utama warga yakni pembangunan jembatan yang menghubungkan Dusun III Desa Baliara dengan Desa Bambalemo.

Baca juga :  Banjir Berulang di Moutong, Ketua Komisi IV DPRD Sutoyo Desak Bupati dan Wakil Bupati Turun Langsung

Masyarakat menilai keberadaan jembatan tersebut sangat penting untuk memperlancar mobilitas warga dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Warga atas nama Anjas mengatakan, selama ini akses penghubung antarwilayah masih putus, akibat gempa 2018 sehingga menyulitkan masyarakat.

“Jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat karena menjadi akses penghubung warga Baliara dan Bambalemo. Kami berharap bisa segera mendapat perhatian pemerintah,” ujar Anjas saat menyampaikan aspirasi dalam dialog reses tersebut.

Selain pembangunan jembatan, masyarakat juga mengusulkan pemasangan lampu jalan di beberapa titik yang dianggap rawan dan minim penerangan pada malam hari.

Baca juga :  Sayutin Budianto: Gerakan Buruh Adalah Gerakan Nurani Demi Keadilan Sosial

Tak hanya itu, warga turut meminta adanya penerangan lampu di area kuburan umum karena beberapa kali proses pemakaman terpaksa dilakukan pada malam hari dalam kondisi pencahayaan yang sangat terbatas.

“Kalau ada warga meninggal malam hari, proses pemakaman cukup sulit karena minim penerangan di lokasi pemakaman umum,” ungkap Anjas.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Faisan Lelo Badja menyatakan seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi perhatian dan akan diperjuangkan melalui jalur pemerintahan sesuai mekanisme yang berlaku.

Ia mengatakan kebutuhan masyarakat terkait infrastruktur dasar dan fasilitas umum memang harus menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan kepentingan dan kenyamanan warga.

Baca juga :  26 Anleg Bolos, Rapat Paripurna LHP BPK di Parigi Moutong Tertunda

“Aspirasi masyarakat ini tentu akan kami perjuangkan. Baik pembangunan jembatan maupun penerangan lampu jalan dan lampu di area kuburan umum akan kami dorong agar bisa mendapat perhatian pemerintah,” kata Faisan.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan DPRD sangat penting agar usulan pembangunan dapat masuk dalam program prioritas daerah maupun usulan ke pemerintah provinsi dan pusat.

Faisan juga berharap masyarakat tetap aktif menyampaikan kebutuhan di wilayahnya sehingga setiap persoalan yang ada dapat diperjuangkan secara bertahap demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Total Views: 164

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *