Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Daerah

Fathia Gelar Reses Maraton di Dapil 2, Serap Aspirasi hingga Salurkan Bantuan untuk Lansia

×

Fathia Gelar Reses Maraton di Dapil 2, Serap Aspirasi hingga Salurkan Bantuan untuk Lansia

Sebarkan artikel ini
Anggota Legislatif (Anleg) dari PDI Perjuangan, Fathia laksanakan reses di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 2 pada Selasa (21/04/2026) – Foto : Humas DPRD

Bisalanews.id, Parmout – Anggota Legislatif (Anleg) dari PDI Perjuangan, Fathia, melaksanakan rangkaian reses maraton di dua titik strategis wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 2 pada Selasa (21/04/2026).

Kegiatan tersebut tidak hanya difokuskan pada penyerapan aspirasi masyarakat, tetapi juga diwarnai aksi sosial bagi warga yang membutuhkan.

Example 300x600

Titik pertama reses berlangsung di Dusun Taedo, Desa Tomoli Selatan, Kecamatan Toribulu. Lokasi ini tergolong terpencil sehingga akses menuju wilayah tersebut cukup menantang.

Untuk mencapai Dusun Taedo, Fathia harus menempuh perjalanan melalui jalur sempit dan ekstrem menggunakan sepeda motor. Kondisi jalan yang belum memadai membuat kendaraan roda empat tidak dapat menjangkau wilayah tersebut.

Kedatangan politisi PDI Perjuangan itu disambut hangat oleh Kepala Desa Tomoli Selatan, tokoh agama, serta masyarakat setempat. Pertemuan berlangsung penuh keakraban dengan dialog terbuka antara warga dan wakil rakyat.

Baca juga :  Bupati Parigi Moutong Soroti Tambang Ilegal Usai Tewaskan Pekerja

Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan kekhawatiran terkait kondisi sungai yang semakin melebar dan mengancam pemukiman. Erosi yang terus terjadi dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga.

Menanggapi hal itu, Fathia menegaskan perlunya pembangunan beronjong sebagai langkah penanganan darurat. Menurutnya, jika tidak segera ditindaklanjuti, kondisi tersebut dapat berdampak serius bagi masyarakat.

“Warga sangat mengharapkan pembangunan beronjong. Jika tidak segera ditangani, ini sangat berbahaya karena arus sungai terus mengikis lahan pemukiman mereka,” ujar Fathia.

Selain itu, masyarakat juga mengusulkan perbaikan akses jalan desa yang selama ini menjadi kendala utama mobilitas warga. Bantuan bibit kakao turut diharapkan untuk mendukung sektor pertanian sebagai sumber penghidupan masyarakat.

Baca juga :  Sugianto Rerungan: Jangan Biarkan Petani Parigi Moutong Jadi Korban Pasar Global

Usai dari Dusun Taedo, Fathia melanjutkan reses ke titik kedua di Desa Maninili Barat. Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran pemerintah desa, tokoh perempuan, serta warga dari dusun terpencil Padoma.

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan berbagai usulan, di antaranya program listrik tenaga surya (PLTS), pengadaan alat kuliner, tenda besi, serta bantuan bibit kakao untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

Suasana haru terasa saat Fathia menyerahkan 21 paket sembako bagi lansia serta bantuan kasur busa untuk warga kurang mampu. Bantuan tersebut disambut penuh rasa syukur oleh masyarakat penerima.

Baca juga :  Yushar Polisikan Hengky Idrus Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Fitnah

Tak hanya itu, Fathia juga menyempatkan diri mengunjungi langsung kediaman salah satu lansia, Bapak Harjun, untuk menyerahkan bantuan sembako dan kasur lipat. Ia menunjukkan kepedulian dengan turun langsung melihat kondisi warga.

“Kami tidak hanya datang untuk mendengar, tetapi juga berupaya meringankan beban warga secara langsung. Terkait kondisi Bapak Harjun, saya sudah berkoordinasi dengan Plt. Camat Tinombo Selatan untuk mencarikan solusi jangka panjang,” tegasnya.

Melalui kegiatan reses ini, Fathia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal berbagai aspirasi masyarakat, khususnya terkait pembangunan infrastruktur, sekaligus menjalankan misi kemanusiaan bagi warga di pelosok Kabupaten Parigi Moutong.

Total Views: 18

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *