
Bisalanews.id, Parmout – Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong dari Fraksi PKS, Irawati melaksanakan agenda Reses Masa Persidangan Tahun 2026 di Desa Ambesia Induk, Kecamatan Tomini, Kamis malam (23/04/2026).
Kegiatan yang dihadiri Sekretaris Desa serta ratusan warga ini berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan.
Reses tersebut tidak hanya menjadi forum penyerapan aspirasi, tetapi juga diwarnai aksi nyata. Menjawab kebutuhan pemuda desa, Irawati secara spontan memberikan bantuan dana pribadi untuk pengadaan sarana olahraga berupa perlengkapan sepak bola dan bola voli. Bantuan itu langsung disambut antusias oleh warga yang hadir.
“Bantuan ini adalah bentuk kepedulian pribadi saya untuk mendukung kegiatan positif pemuda di Ambesia. Sementara untuk usulan pembangunan lainnya, akan kami perjuangkan melalui mekanisme anggaran daerah,” ujar Irawati disambut tepuk tangan warga.
Kehadiran legislator PKS tersebut menjadi momen bersejarah bagi masyarakat setempat. Karman, salah satu tokoh warga, mengungkapkan apresiasinya karena baru kali ini ada anggota DPRD yang melaksanakan reses langsung di Desa Ambesia Induk.
“Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Irawati. Beliau tidak hanya hadir menyerap aspirasi, tetapi juga memberikan bantuan nyata kepada masyarakat, bahkan sejak sebelum menjabat,” ungkap Karman.
Dalam kesempatan itu, warga juga menyampaikan sejumlah aspirasi prioritas, di antaranya pengadaan mobil ambulans desa yang hingga kini belum terealisasi meski proposal sebelumnya telah diajukan.
“Kami berharap Ibu Irawati dapat membantu mengawal pengadaan ambulans ini agar masyarakat kami memiliki akses layanan kesehatan yang lebih cepat,” tambahnya.
Selain itu, masyarakat juga mengusulkan pembangunan bak penampung air bersih untuk memenuhi kebutuhan air minum layak, pemasangan tiang listrik bagi sekitar 30 Kepala Keluarga (KK), serta pengaspalan jalan di Dusun 2 guna menunjang akses transportasi.
Di sektor pertanian dan fasilitas sosial, warga meminta bantuan bibit cokelat berkualitas, mesin paras, serta tenda besi untuk kegiatan kemasyarakatan. Para petani juga berharap adanya kemudahan akses barcode BBM agar distribusi bahan bakar untuk alat pertanian tidak lagi menjadi kendala.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Irawati menegaskan komitmennya untuk mengawal aspirasi masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan kebutuhan dasar.
“Seluruh aspirasi warga Ambesia Induk telah kami catat secara detail. Fokus saya adalah memastikan kebutuhan dasar seperti air bersih, listrik, ambulans, serta dukungan sektor pertanian dapat masuk dalam prioritas pembahasan APBD mendatang,” pungkasnya.
Kegiatan reses ini menjadi bukti nyata kedekatan wakil rakyat dengan masyarakat, sekaligus memperkuat harapan akan percepatan pembangunan di Desa Ambesia Induk dan sekitarnya.
















