Example 7970x250
Bencana alam

Warga Korban Banjir di Kecamatan Palasa Butuh Bantuan Air Bersih dan Peralatan Masak

×

Warga Korban Banjir di Kecamatan Palasa Butuh Bantuan Air Bersih dan Peralatan Masak

Sebarkan artikel ini
Jalan yang putus di Desa Ogoansam sebagai jalur penghubung ke Desa Bambasiang.(18/03/2025).Foto. MR

Bisalanews.id,Parmout, — Warga korban banjir di Kecamatan Palasa, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah mengeluh karena kesulitan air bersih dan peralatan masak untuk kebutuhan di tempat pengungsian.

“Kami warga korban banjir sangat membutuhkan air bersih dan peralatan masak,” kata salah satu warga korban banjir di Palasa, Karismon kepada wartawan, Selasa (18/03/2025).

Baca juga :  AKBP Hendrawan Agustian Nugraha Resmi Jabat Kapolres Parigi Moutong Gantikan AKBP Jovan Reagan Sumual

Menurutnya, saat ini yang paling dibutuhkan warga adalah air bersih, makanan dan peralatan masak. Karena sumur yang mereka gunakan untuk kebutuhan air bersih rusak akibat diterjang banjir.

Begitupun peralatan masak, mereka tidak punya karena semua hanyut terbawa banjir saat itu. Misalnya, kompor, tabung gas, belanga, dan lainnya.

“Kami kesulitan untuk memasak, karena peralatan masak semua hanyut saat banjir itu. Begitu pun air bersih, ada air bersih dibagikan tapi tidak cukup untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.

Baca juga :  7 Tiang Listrik di Parimo Tumbang Tutupi Jalur Trans Sulawesi, Arus Lalu Lintas Terganggu

Ia mengaku, akses air bersih untuk kebutuhan warga korban banjir memang sulit. Sehingga warga terpaksa mencari air bersih di tetangga yang tidak terdampak banjir.

Ia berharap, pihak terkait dan relawan kemanusiaan untuk segera memenuhi kebutuhan, terutama ketersediaan air bersih, supaya kondisi kesehatan warga korban banjir tetap terjaga di tengah bencana tersebut.

Baca juga :  Ratusan Warga Demo PETI di Tinombo Selatan,Diduga Ada Kades dan Oknum Polisi Terlibat

Sementara, Pj Bupati Parigi Moutong, Ricard Arnaldo dalam kunjunganya ke lokasi banjir beberapa hari lalu mengatakan bahwa, saat ini kegiatan fisik tengah berjalan misalnya, normalisasi sungai di sejumlah desa terdampak.

“Dan sudah ada pembagian tugas bagi masing-masing pihak terkait guna menangani berbagai aspek pemulihan,” ujarnya.

Total Views: 995

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *