Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Bencana alam

Warga Korban Banjir di Kecamatan Palasa Butuh Bantuan Air Bersih dan Peralatan Masak

×

Warga Korban Banjir di Kecamatan Palasa Butuh Bantuan Air Bersih dan Peralatan Masak

Sebarkan artikel ini
Jalan yang putus di Desa Ogoansam sebagai jalur penghubung ke Desa Bambasiang.(18/03/2025).Foto. MR

Bisalanews.id,Parmout, — Warga korban banjir di Kecamatan Palasa, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah mengeluh karena kesulitan air bersih dan peralatan masak untuk kebutuhan di tempat pengungsian.

“Kami warga korban banjir sangat membutuhkan air bersih dan peralatan masak,” kata salah satu warga korban banjir di Palasa, Karismon kepada wartawan, Selasa (18/03/2025).

Example 300x600

Menurutnya, saat ini yang paling dibutuhkan warga adalah air bersih, makanan dan peralatan masak. Karena sumur yang mereka gunakan untuk kebutuhan air bersih rusak akibat diterjang banjir.

Baca juga :  Sebelas Hari Buka Dapur Umum : Dinsos Parigi Moutong Pasok Makanan 11.586 Bungkus

Begitupun peralatan masak, mereka tidak punya karena semua hanyut terbawa banjir saat itu. Misalnya, kompor, tabung gas, belanga, dan lainnya.

“Kami kesulitan untuk memasak, karena peralatan masak semua hanyut saat banjir itu. Begitu pun air bersih, ada air bersih dibagikan tapi tidak cukup untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.

Baca juga :  Bantuan Darurat Kemensos RI Tersalur Ke Pengungsi Kecamatan Toribulu

Ia mengaku, akses air bersih untuk kebutuhan warga korban banjir memang sulit. Sehingga warga terpaksa mencari air bersih di tetangga yang tidak terdampak banjir.

Ia berharap, pihak terkait dan relawan kemanusiaan untuk segera memenuhi kebutuhan, terutama ketersediaan air bersih, supaya kondisi kesehatan warga korban banjir tetap terjaga di tengah bencana tersebut.

Baca juga :  Paripurna DPRD Parigi Moutong Panas, Fadli Soroti Program Daerah Terpencil dan Maraknya PETI

Sementara, Pj Bupati Parigi Moutong, Ricard Arnaldo dalam kunjunganya ke lokasi banjir beberapa hari lalu mengatakan bahwa, saat ini kegiatan fisik tengah berjalan misalnya, normalisasi sungai di sejumlah desa terdampak.

“Dan sudah ada pembagian tugas bagi masing-masing pihak terkait guna menangani berbagai aspek pemulihan,” ujarnya.

Total Views: 925

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *