
Bisalanews.id, Parmout – Upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman bencana terus dilakukan BPBD Kabupaten Parigi Moutong. Pada Selasa, 18 November, BPBD menggelar kegiatan sosialisasi, edukasi, dan simulasi kebencanaan dengan melibatkan kelompok rentan, peserta didik sekolah dasar, dan warga Desa Torue, Kecamatan Torue.
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman dasar mengenai ancaman gempa bumi dan tsunami di wilayah Torue, sekaligus mengajarkan langkah penyelamatan diri yang benar saat keadaan darurat. Para peserta dibekali materi mengenai peran dan fungsi BPBD dalam penanggulangan bencana di Kabupaten Parigi Moutong, serta penjelasan lengkap mengenai tahapan menghadapi bencana—mulai dari pra-bencana, saat bencana, hingga pascabencana—agar masyarakat mampu mengambil keputusan yang tepat pada setiap fase.
Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Parigi Moutong turut hadir menyampaikan materi tambahan. Ia menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mitigasi bencana dan perlunya budaya sadar bencana yang dimulai dari keluarga dan lingkungan sekolah.
Selain pemaparan materi, sesuai Permendikbud No. 33 Tahun 2019 tentang Sekolah/Madrasah Aman Bencana, BPBD juga melaksanakan simulasi penyelamatan diri yang diikuti dengan antusias oleh guru dan siswa SD Negeri Torue. Peserta dilatih bergerak cepat dan tertib sesuai instruksi dari Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD, mulai dari teknik evakuasi hingga pemanfaatan jalur aman menuju titik kumpul.
Melalui kegiatan ini, BPBD Parigi Moutong berharap masyarakat Torue, terutama kelompok rentan dan anak-anak, semakin memahami prosedur menghadapi bencana dan mampu bertindak cepat untuk meminimalkan risiko ketika bencana terjadi. BPBD menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat edukasi kebencanaan di seluruh wilayah rawan bencana di Parigi Moutong.
















