
Bisalanews.id – Banjir bandang melanda Kelurahan Rua, Kecamatan Pulau Ternate, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, pada Sabtu, 24 Agustus 2024, sekitar pukul 03:30 WITA.
Bencana ini terjadi akibat curah hujan yang sangat tinggi disertai angin kencang yang berlangsung sejak pagi hingga malam, mengakibatkan puluhan rumah warga diterjang air bah.
Hingga saat ini, tercatat 13 orang meninggal dunia, 9 orang mengalami luka-luka, dan 9 orang lainnya masih dalam pencarian.
Yusuf, anggota Tagana Kota Ternate, melalui pesan WhatsApp menyampaikan bahwa Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap beberapa korban yang dinyatakan hilang.
“Dari jumlah korban yang meninggal dunia, 12 orang sudah berhasil diidentifikasi biodatanya, sedangkan satu korban lainnya masih dalam proses asesmen. Total korban sejauh ini mencapai 29 orang,” ujar Yusuf.
Berikut adalah data korban meninggal dunia yang telah teridentifikasi:
1. Nama: Rohman Djais, Usia: 40 Tahun, Jenis Kelamin: Laki-Laki.
2. Nama: Gilang Amir, Usia: 5 Tahun, Jenis Kelamin: Laki-Laki.
3. Nama: Dirga Amir, Jenis Kelamin: Laki-Laki.
4. Nama: Tarisa Cahya Ramadan, Usia: 20 Tahun, Jenis Kelamin: Perempuan (Mahasiswa Prodi Akuntansi Syariah semester 8 IAIN Ternate/KKN).
5. Nama: Ila Abas, Jenis Kelamin: Perempuan.6. Nama: Minanti Musa, Jenis Kelamin: Perempuan.
7. Nama: Hasim M Dengan, Jenis Kelamin: Laki-Laki.
8. Nama: Riyadi Rismon, Jenis Kelamin: Laki-Laki.
9. Nama: Wan Gura, Jenis Kelamin: Laki-Laki (Kepala KUA Jailolo Selatan).
10. Nama: Amir Tayib, Jenis Kelamin: Laki-Laki, Umur: 50 Tahun.
11. Nama: Dilan Amir, Jenis Kelamin: Laki-Laki, Umur: 5 Tahun.
12. Nama: Asifa, Jenis Kelamin: Perempuan, Umur : 10 Tahun.
13. Korban : Satu korban masih belum teridentifikasi.
Operasi SAR gabungan yang tengah berlangsung di Kelurahan Rua melibatkan berbagai pihak, termasuk 150 personel Brimob dan PolAirud, 100 personel Polres Ternate, 30 personel Kompi, 90 personel Kodim 1501 Ternate, 77 personel BPBD Ternate, 15 personel Basarnas, 23 personel Pramuka, 50 personel Dinas Sosial Kota Ternate, serta 30 personel Tagana.
Upaya pencarian dan penyelamatan terus dilakukan untuk menemukan korban yang masih hilang dan memberikan bantuan kepada warga terdampak.
















