banner 728x250

Proyek Peningkatan Jalan Desa Taopa Utara Terancam Tidak Dibayar, CV BCS Diduga Langgar Spesifikasi

Kondisi jalan desa taopa utara.Foto istimewa

Bisalanews.id – Proyek peningkatan Jalan Desa Taopa Utara, Kecamatan Taopa, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), yang dikerjakan oleh CV Bolle Cipta Sejahtera (CV BCS), senilai Rp1,2 miliar, kini terancam tidak dibayar.

Hal ini menyusul temuan dugaan ketidaksesuaian hasil pekerjaan dengan spesifikasi yang ditetapkan dalam kontrak.

Menurut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Abtas Lamakarate, saat ini pihaknya bersama tim laboratorium tengah melakukan pengambilan sampel untuk pengujian terakhir terhadap kualitas pekerjaan di lapangan.

“Hari ini saya bersama tim laboratorium menuju wilayah Taopa Utara untuk melakukan pengujian terakhir. Pengujian ini penting sebagai dasar untuk menentukan apakah pekerjaan yang telah dilakukan bisa dibayar atau tidak,” kata Abtas, Kamis (07/11/2024).

Proyek ini menuai sorotan karena terdapat indikasi bahwa hasil penghamparan adukan beton K175 yang digunakan dalam pekerjaan tersebut mengalami keretakan, patah struktur, dan kerusakan di beberapa titik.

Baca juga :  Kapolres Parigi Moutong : Longsor di Gunung Talenga Murni Bencana Alam, Bukan Akibat Aktivitas Tambang

Abtas mengungkapkan bahwa uji laboratorium yang dilakukan mencakup pengujian kekuatan tekan beton (Compression Test) serta pemeriksaan keseragaman struktur beton melalui Hammer test untuk menentukan apakah beton yang digunakan memenuhi standar yang ditentukan dalam kontrak.

Lebih lanjut, Abtas menyatakan bahwa meskipun pihaknya berhak untuk melakukan pemeriksaan dan pengujian terhadap pekerjaan rekanan, ia enggan berspekulasi terkait hasil akhir pengujian.

“Untuk justifikasi terkait masalah ini, saya menunggu hasil uji laboratorium terlebih dahulu. Saya khawatir jika saya memberi penjelasan sebelum hasil uji keluar, nanti malah tidak sesuai dengan temuan laboratorium,” tambah Abtas.

Kepala Bidang Bina Marga (Kabid BM) Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Parimo, I Wayan Mudana, juga menegaskan bahwa hasil uji laboratorium akan menjadi acuan untuk menentukan berapa persen pembayaran yang akan dilakukan.

Baca juga :  Dinas TPHP Parigi Moutong Kritik Penerbitan IPR Tanpa Konsultasi dan Koordinasi

“Jika hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa pekerjaan tidak memenuhi spesifikasi, maka tidak akan ada pembayaran,” jelas Wayan.

Proyek peningkatan jalan yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) 2024 ini diduga dikerjakan secara asal-asalan oleh CV BCS, meskipun pekerjaan tersebut belum sepenuhnya selesai.

Sejumlah warga pun melayangkan protes terkait kualitas pekerjaan yang dirasa tidak sesuai dengan harapan.

Abtas Lamakarate menyatakan, berdasarkan temuan di lapangan, beberapa titik pekerjaan yang dikerjakan oleh CV BCS memang tidak memenuhi kriteria dan spesifikasi yang telah ditentukan.

Dengan adanya pengujian laboratorium ini, pihaknya berharap dapat memastikan kualitas pekerjaan dan mengambil langkah yang tepat sesuai dengan hasil yang ada.

Baca juga :  Bupati Erwin Burase Inisiasi Transformasi Transportasi Menuju Kemandirian Ekonomi Desa

Proyek peningkatan Jalan Desa Taopa Utara, yang direncanakan untuk meningkatkan infrastruktur di wilayah tersebut, kini menghadapi kendala serius dalam pelaksanaannya.

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui dinas terkait akan menunggu hasil uji laboratorium untuk menentukan langkah selanjutnya, termasuk apakah pembayaran terhadap rekanan akan dilakukan atau tidak.

Total Views: 709

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!