Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Bencana alam

Kades Sibalago Minta Pasokan Air Bersih Bagi Pengungsi

×

Kades Sibalago Minta Pasokan Air Bersih Bagi Pengungsi

Sebarkan artikel ini
Kepala Desa Sibalago Kecamatan Toribulu Kabupaten Parigi Moutong,Provinsi Sulawesi Tengah,Rusnani. Foto .Istmewa

Bisalanews.id– Kepala Desa Sibalago, Kecamatan Toribulu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Rusnani, menegaskan bahwa pasokan air bersih menjadi kebutuhan utama yang sangat dibutuhkan oleh warga terdampak bencana banjir bandang di lokasi pengungsian.

Rusnani menyatakan bahwa tidak adanya pasokan air bersih disebabkan oleh kerusakan total seluruh sarana dan prasarana air bersih di empat dusun di Desa Sibalago pasca diterjang banjir bandang beberapa waktu lalu.

Example 300x600

“Semua fasilitas di lokasi pengungsian telah diberikan, mulai dari makanan, dapur umum, dan baju layak pakai. Namun saat ini air bersih menjadi hal yang utama dan paling dibutuhkan oleh para pengungsi,” ujar Rusnani kepada media ini di Kantor Desa Sibalago, Rabu (26/6/2024).

Baca juga :  Dir PSKBA Kemensos RI : Tagana Parigi Moutong Fokus Bantu Warga Tagulandang

Ia juga mengungkapkan bahwa stok air bersih menipis, sehingga masyarakat terpaksa mengambil air yang mengalir di drainase untuk memasak, mencuci, dan membersihkan badan.

Beberapa lembaga/organisasi pemerintah serta masyarakat telah memberikan bantuan berupa air bersih dan logistik, termasuk dari Kementerian Sosial, Kementerian Lingkungan Hidup, Baznas, serta Pemerintah Desa di wilayah Kabupaten Parigi Moutong dan lainnya.

Baca juga :  Pelatih Panahan Keluhkan Hilangnya Target Butts di Alun-alun Kota Parigi

Rusnani menjelaskan bahwa titik pengungsian korban terdampak banjir bandang Desa Sibalago berada di kantor desa dan sebagian di rumah keluarga yang ada di desa tetangga.

“Selain menjadi titik pengungsian, kantor desa juga menjadi titik pendistribusian logistik dan posko kesehatan Baznas termasuk Puskesmas Sienjo,” tambahnya.

Baca juga :  Kepala BPBD Kabupaten Parigi Moutong Membuka Kegiatan Pengukuhan FPRB dan RPB di Kelurahan Bantaya

Rusnani juga menekankan bahwa selain air bersih, pakaian layak pakai, dan logistik, masyarakat juga membutuhkan perlengkapan memasak, sekolah, dan kebutuhan bayi.

“Selaku pemerintah desa, kami berterima kasih setinggi-tingginya atas bantuan yang telah diberikan,” ujarnya.

Ketika ditanya tentang upaya penanganan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal atau masuk kategori rusak berat, Rusnani menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Sulawesi Tengah untuk menyiapkan lahan pembangunan hunian sementara.

Total Views: 887

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *