
Menjelang tengah malam pada Rabu (15/05/2024), Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos) Tri Rismaharini mengunjungi langsung para korban terdampak bencana banjir lahar dingin Gunung Marapi di Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
Kunjungan ini merupakan upaya pemerintah untuk memberikan dukungan moral dan memastikan bantuan sampai kepada mereka yang membutuhkan.
Sebelumnya, Mensos Risma telah melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk merelokasi pengungsian.
Langkah ini diambil mengingat lokasi pengungsian saat ini belum sepenuhnya aman dari jalur lahar dingin yang masih aktif.

Relokasi ini penting untuk memastikan keselamatan para pengungsi dan hal ini diharapkan dapat memberikan perlindungan yang lebih baik bagi para korban bencana.
Sejak bencana lahar dingin melanda pada Sabtu (11/05/2024), Mensos Risma telah memberikan instruksi untuk mendirikan dapur umum dan menyalurkan bantuan logistik kepada para pengungsi
Dapur umum didirikan untuk memastikan kebutuhan makanan para pengungsi terpenuhi.
Selain itu, berbagai bantuan logistik seperti pakaian, selimut, dan kebutuhan pokok lainnya juga disalurkan untuk meringankan beban para korban.
Dengan langkah-langkah cepat yang diambil oleh Mensos Risma, diharapkan para korban banjir lahar dingin di Kabupaten Agam dapat merasa lebih tenang dan terbantu dalam menghadapi masa-masa sulit ini.
Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan semangat dan dukungan moral bagi para korban serta memastikan bahwa bantuan yang diberikan tepat sasaran dan mencukupi kebutuhan mereka
















