Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Daerah

Anleg DPRD Serli: Rujukan Harus Gratis, Jangan Bebani Masyarakat Parigi Moutong

×

Anleg DPRD Serli: Rujukan Harus Gratis, Jangan Bebani Masyarakat Parigi Moutong

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi IV DPRD Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Serli saat menyoroti Puskesmas Palasa yang digelar di ruang rapat DPRD, Senin (06/04/2026). – Foto : MRP

Bisalanews.id, Parmout – Anggota Komisi IV DPRD Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Serli, menyoroti sistem rujukan pasien di tingkat Puskesmas yang dinilai masih membebani masyarakat, meski telah terintegrasi dengan BPJS Kesehatan.

Sorotan tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama tiga rumah sakit dan 24 Puskesmas yang digelar di ruang rapat DPRD, Senin (06/04/2026).

Example 300x600

Dalam forum itu, Serli mengungkapkan adanya keluhan masyarakat terkait praktik pungutan biaya saat proses rujukan pasien. Padahal, sesuai ketentuan, biaya rujukan seharusnya sudah ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

Baca juga :  Richard Tinjau Pelaksanaan Seleksi Kompetensi PPPK

“Kalau pasien dirujuk, seharusnya otomatis ditanggung BPJS. Tapi kenyataannya di lapangan, setiap kali dirujuk justru sering diminta membayar. Ini yang menjadi pertanyaan kami,” tegasnya.

Ia menilai, kondisi tersebut mencerminkan adanya ketidaksesuaian antara kebijakan yang telah ditetapkan dengan praktik di lapangan. Situasi ini dinilai tidak hanya membingungkan, tetapi juga berpotensi merugikan masyarakat, khususnya mereka yang bergantung pada layanan kesehatan gratis atau bersubsidi.

Baca juga :  Irawati Gelar Reses di Ambesia Induk, Salurkan Bantuan Olahraga dan Serap Aspirasi Warga

Selain persoalan rujukan, Serli juga menyoroti kualitas pelayanan di sejumlah Puskesmas yang dinilai belum optimal. Salah satu contoh yang diangkat adalah kondisi di Kecamatan Palasa, di mana masyarakat mengeluhkan keterbatasan layanan kesehatan yang tidak tersedia setiap hari.

Menurutnya, keluhan tersebut tidak boleh dianggap sepele dan harus segera ditindaklanjuti oleh Dinas Kesehatan serta seluruh fasilitas layanan kesehatan di daerah.

Baca juga :  Ketua PPI Minta Inspektorat Daerah Parigi Moutong Audit Kades Ongka.

“Kami minta ini segera dievaluasi, supaya masyarakat benar-benar mendapatkan hak pelayanan kesehatan secara maksimal,” pungkasnya.

DPRD berharap, melalui evaluasi menyeluruh, sistem rujukan dan kualitas pelayanan kesehatan di Parigi Moutong dapat diperbaiki, sehingga masyarakat tidak lagi terbebani biaya dan mendapatkan layanan yang layak serta merata.

Total Views: 3852

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *