Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Kesehatan

Dinkes Parigi Moutong : Keadaan Darurat, Warga Bisa Rawat Gratis di Rumah

×

Dinkes Parigi Moutong : Keadaan Darurat, Warga Bisa Rawat Gratis di Rumah

Sebarkan artikel ini
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong, Darlin saat ditemui usai Musrembang RKPD di Audotorium Kantor Bupati Parigi Moutong. Foto : MRP

Bisalanews.id, Parmout – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui berbagai inovasi layanan yang adaptif dan menyentuh langsung kebutuhan warga.

Transformasi tersebut terlihat dari penguatan layanan kesehatan primer melalui Puskesmas, hingga inovasi pelayanan langsung ke rumah-rumah warga atau home care yang kini mulai diimplementasikan secara menyeluruh.

Example 300x600

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong, Darlin, menyampaikan bahwa pendekatan ini merupakan bagian dari strategi optimalisasi pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya usai menghadiri Musrenbang RKPD di Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong.

“Dalam rangka mendukung optimalisasi layanan serta program Bupati Parigi Moutong, kami telah membuka layanan kesehatan langsung ke rumah-rumah warga,” ujar Darlin.

Menurutnya, pendekatan tersebut sejalan dengan konsep pelayanan promotif dan preventif yang menjadi fokus utama dalam sistem kesehatan nasional.

Baca juga :  Ketimpangan Pembangunan di Usia 24 Tahun Parigi Moutong: Bantaya sebagai Cermin Kegagalan Kebijakan Publik

Pemerintah tidak lagi hanya menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan, tetapi aktif menjangkau warga secara langsung di lapangan.

“Kami tidak hanya menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan, tetapi juga aktif menjangkau mereka melalui pelayanan langsung di lapangan,” jelasnya.

Layanan door to door ini mencakup pemeriksaan kesehatan dasar hingga penanganan darurat, seperti skrining penyakit, pemantauan tekanan darah, pemeriksaan kadar gula darah, serta edukasi pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

“Ketika ada kondisi darurat di rumah, Puskesmas terdekat langsung turun untuk melakukan penanganan. Jika tidak dapat ditangani di rumah, pasien akan segera dirujuk ke Puskesmas,” terangnya.

Darlin menegaskan, program ini telah diterapkan di 24 Puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Parigi Moutong dan telah disosialisasikan kepada masyarakat.

“Alhamdulillah, masing-masing Puskesmas sudah memiliki call center yang bisa dihubungi. Untuk SOP, seluruh SDM sudah memahaminya dan insyaAllah siap diterapkan secara maksimal,” katanya.

Baca juga :  Parigi Moutong Matangkan Program Blue Coast, Dorong Ekonomi Pesisir Berbasis Ekonomi Biru

Lebih lanjut, ia memastikan bahwa layanan Home Care ini dapat diakses secara gratis oleh seluruh masyarakat yang memiliki KTP Kabupaten Parigi Moutong.

“Program Home Care ini diberikan secara gratis bagi seluruh warga,” tegasnya.

Dalam mendukung keberhasilan program tersebut, Dinas Kesehatan juga menjalin kerja sama dengan Komisi IV DPRD Parigi Moutong untuk memperkuat sosialisasi kepada masyarakat.

“Upaya ini penting untuk deteksi dini atau early detection terhadap berbagai risiko penyakit di masyarakat,” ungkapnya.

Darlin menekankan bahwa pelayanan kesehatan harus dilakukan secara menyeluruh dan berkesinambungan, mencakup aspek promotif, preventif, kuratif hingga rehabilitatif.

Selain itu, pemerintah daerah juga terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia tenaga kesehatan agar mampu memberikan pelayanan yang profesional dan humanis.

Baca juga :  Ketua Komisi III DPRD Desak DLH Parigi Moutong Tebang Pohon Yang Berbahaya

“Tenaga kesehatan harus memiliki kompetensi yang memadai, baik dalam aspek medis maupun komunikasi dengan masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap, integrasi layanan kesehatan ini mampu menekan angka kesakitan serta menurunkan angka kematian ibu dan bayi di daerah.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang adil dan merata,” tuturnya.

Menurut Darlin, seluruh program yang dijalankan telah dirancang berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat di lapangan agar implementasinya tepat sasaran.

“Semua program ini berbasis kebutuhan masyarakat, sehingga benar-benar menjawab persoalan yang ada,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa inovasi layanan kesehatan tersebut turut mendukung visi dan misi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui program “Berani Sehat”, serta selaras dengan arah pembangunan daerah di sektor kesehatan.

Total Views: 2086

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *