Example 7970x250
Pendidikan

Wabup Parigi Moutong Imbau PGRI Tetap Solid

×

Wabup Parigi Moutong Imbau PGRI Tetap Solid

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid saat menerima rombongan Pengurus PGRI dirujab. Sabtu, (12/09/2026)- Foto: MRP

Parigi Moutong, Bisalanews.id – Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, menerima kunjungan jajaran Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di rumah jabatannya, Sabtu (12/09/2026).

Pertemuan tersebut membahas dinamika internal organisasi PGRI Kabupaten Parigi Moutong, termasuk penunjukan Supardin sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua oleh Ketua PGRI Provinsi Sulawesi Tengah.

Abdul Sahid menilai keputusan tersebut telah melalui mekanisme organisasi yang berlaku. Ia menyebut pengangkatan Supardin sebagai Plt tidak perlu dipersoalkan sepanjang dilaksanakan berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) serta Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.

Baca juga :  Disdikbud Parigi Moutong Bantah Pembiaran SDK Ogomojolo, Klaim Usulan Perbaikan Sudah Diajukan Sebelum Viral

“Yang dilakukan oleh Ketua PGRI Provinsi mengangkat Pak Supardin selaku Plt, secara SOP dan AD/ART dalam organisasi mungkin itu sudah benar,” kata Abdul Sahid.

Kepada Supardin, Abdul Sahid meminta agar amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab tanpa terpengaruh oleh dinamika yang berkembang.

“Saya sampaikan kepada Pak Supardin selaku Plt, tidak usah takut, tidak usah ragu, karena pengangkatan dia sebagai Plt itu secara organisasi sudah benar,” tegasnya.

Ia berharap kepemimpinan sementara tersebut dapat menjaga keberlangsungan organisasi PGRI Kabupaten Parigi Moutong sekaligus memperkuat koordinasi antar-pengurus.

Baca juga :  Unismuh Palu Tetapkan Jadwal UAS Semester Genap 2025/2026 Kampus III Parigi

Menurutnya, soliditas internal menjadi hal penting agar roda organisasi tetap berjalan dan pelayanan terhadap kepentingan para guru tidak terganggu oleh persoalan kepengurusan.

“Semoga PGRI Kabupaten Parigi Moutong ini berjalan dengan baik, dengan catatan benar-benar bekerja sama dengan semua pengurus yang ada,” ujarnya.

Abdul Sahid juga mengingatkan pengurus PGRI di tingkat cabang yang berada di 23 kecamatan agar tidak mengambil langkah sendiri dalam menyikapi persoalan kepengurusan tersebut.

Ia meminta jajaran cabang tetap menghormati mekanisme organisasi serta menunggu dan mengikuti keputusan maupun arahan dari pimpinan PGRI.

Baca juga :  Disdikbud Parigi Moutong Siap Rekrut Siswa dan Guru untuk Sekolah Rakyat, Berkolaborasi dengan Dinsos

“Saya mohon kepada PGRI yang ada di cabang-cabang, bukan ranah mereka untuk melakukan hal-hal tentang ini. Mereka hanya mendengarkan putusan,” jelasnya.

Ia menilai situasi internal organisasi perlu dijaga agar tetap kondusif. Karena itu, seluruh jajaran PGRI di tingkat cabang diminta tidak melakukan tindakan yang berpotensi memperluas persoalan.

“Saya mohon kepada seluruh yang ada di cabang, jangan melakukan gerakan tambahan. Dengarkan apa arahan dari pimpinan,” pungkas Abdul Sahid.

Total Views: 316

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *