Example 7970x250
Pendidikan

UNG Gandeng IPB dan Unair, Mahasiswa Parigi Moutong Berpeluang Raih Tiga Ijazah dalam Lima Tahun

×

UNG Gandeng IPB dan Unair, Mahasiswa Parigi Moutong Berpeluang Raih Tiga Ijazah dalam Lima Tahun

Sebarkan artikel ini
Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST, MT, memegang MoU pendidikan bersama Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase dan rombongan. Minggu (21/06/2026) – Foto : MRP

Gorontalo, Bisalanews.id – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus melakukan terobosan dalam dunia pendidikan tinggi. Salah satu program terbaru yang disiapkan adalah skema fast track double degree bekerja sama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Universitas Airlangga (Unair).

Program tersebut disampaikan langsung oleh Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST, MT, saat menerima kunjungan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong.

Baca juga :  Disdikbud Parigi Moutong Sosialisasikan Sistem Baru Penerimaan Murid 2025

Menurut Eduart, program tersebut memungkinkan mahasiswa menyelesaikan pendidikan sarjana dan magister dalam waktu lima tahun dengan memperoleh tiga ijazah sekaligus.

“Mahasiswa dapat menempuh tiga tahun pertama di UNG, kemudian melanjutkan satu tahun di perguruan tinggi mitra, dan satu tahun lagi di UNG. Dalam lima tahun mereka bisa memperoleh ijazah S1 serta dua ijazah magister,” jelasnya. Minggu (21/06/2026)

Baca juga :  Peringatan Dies Natalis ke-56 , Ketua Komisi IV DPRD Sulteng APresiasi Kemajuan UIN Datokarama Palu

Program itu akan diterapkan pada sejumlah bidang strategis seperti perikanan, kelautan, manajemen, hingga bidang kesehatan.

Eduart berharap pemerintah daerah dapat memanfaatkan peluang tersebut melalui program beasiswa bagi putra-putri daerah yang memiliki prestasi akademik.

Menurutnya, skema tersebut akan menjadi langkah strategis untuk mempercepat lahirnya sumber daya manusia unggul yang siap mendukung pembangunan daerah.

Baca juga :  Sengketa Lahan SD Inpres Nambaru Inkrah, Pemda Parigi Moutong Bayar Ganti Rugi Ratusan Juta

“Kalau ingin daerah maju, investasi terbesar harus dimulai dari pendidikan. Program ini kami siapkan agar daerah memiliki SDM yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” tegasnya.

Selain program double degree, UNG juga tengah mengembangkan berbagai program pendidikan profesi dan dokter spesialis untuk mendukung pemenuhan tenaga ahli di kawasan Indonesia Timur.

Total Views: 4021

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *