
Bisalanews.id, Parmout – Ketua Fraksi Keadilan Rakyat (Fraksi Gabungan PKS-Hanura) DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Mohamad Fadli, menggelar agenda Reses Masa Persidangan II Tahun 2026 di Desa Sigenti, Kecamatan Tinombo Selatan, Minggu (24/04/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh aparat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga setempat.
Dalam reses tersebut, Fadli tidak hanya menggelar pertemuan formal, tetapi juga turun langsung menemui warga secara door to door guna menyerap aspirasi secara lebih mendalam. Legislator dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang telah tiga periode menjabat di Dapil II ini dikenal memiliki kedekatan kuat dengan masyarakat.
Sejumlah persoalan krusial mencuat dalam dialog bersama warga. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah belum terbayarnya gaji aparat desa untuk bulan April, meskipun Surat Keputusan (SK) pembayaran telah diterbitkan.
Kondisi ini turut diperparah dengan keluhan dari tenaga pendidik terkait gaji guru berstatus PPPK paruh waktu yang belum terselesaikan.
Selain itu, warga juga menyoroti kebijakan pemangkasan anggaran desa yang dinilai berpotensi menghambat jalannya pemerintahan di tingkat desa.
Tidak hanya itu, ketimpangan pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) juga menjadi keluhan, di mana beberapa wilayah di Kecamatan Tinombo Selatan, termasuk Desa Sigenti Selatan, belum tersentuh program tersebut.
Menanggapi berbagai persoalan tersebut, Fadli menegaskan komitmennya untuk segera membawa aspirasi warga ke tingkat pembahasan legislatif.
“Kami sebagai perwakilan masyarakat di DPRD akan menyampaikan hal ini kepada pimpinan untuk segera dilakukan rapat koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait. Termasuk melalui gabungan komisi untuk mencari solusi atas keterlambatan gaji serta memastikan program MBG dapat berjalan merata di Tinombo Selatan,” tegasnya.
Di sektor pemberdayaan masyarakat, sejumlah usulan juga disampaikan, di antaranya permintaan bantuan seragam dari Kelompok Wanita Islam Alkhairaat (WIA) Desa Sigenti, serta pengadaan bosara oleh ibu-ibu di Dusun 4 Sarambu.
Sementara itu, terkait rencana pengembangan perkebunan durian montong, Fadli mendorong warga untuk segera membentuk kelompok tani sebagai syarat administratif pengajuan bantuan.
Selama ini, Mohamad Fadli dikenal aktif memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui program Pokok-Pokok Pikiran (Pokir).
Tak hanya fokus pada pembangunan, ia juga kerap memberikan pendampingan langsung kepada warga, khususnya bagi keluarga pasien yang menjalani rujukan di RSUD Anuntaloko maupun RSIA Devina Parigi.
“Tugas legislator adalah melayani masyarakat dalam berbagai kondisi. Mulai dari menyerap aspirasi di desa, turun langsung ke rumah warga, hingga memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang layak saat menghadapi situasi darurat, termasuk di rumah sakit,” pungkasnya.
Kegiatan reses ini menjadi wadah penting dalam menjembatani kebutuhan masyarakat dengan kebijakan pemerintah, sekaligus memperkuat peran legislatif dalam mengawal pemerataan pembangunan di wilayah Kabupaten Parigi Moutong, khususnya di Kecamatan Tinombo Selatan.
















