
Bisalanews.id, Parmout – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong, Darlin, menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung visi pembangunan daerah melalui peningkatan layanan kesehatan yang merata dan berkualitas.
Menurut Darlin, Dinas Kesehatan sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terus mengoptimalkan berbagai program teknis guna mewujudkan Parigi Moutong yang maju, mandiri, dan berkelanjutan, khususnya di sektor kesehatan.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah memperkuat layanan rujukan bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan lanjutan, termasuk ke Kota Makassar. Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah daerah telah menyiapkan fasilitas rumah singgah dengan kapasitas yang ditingkatkan secara signifikan.
“Dari sebelumnya hanya empat kamar, kini sudah ditingkatkan menjadi 12 kamar. Ini untuk mengakomodasi lebih banyak masyarakat yang dirujuk ke Makassar,” ujar Darlin di Parigi, Senin (30/03/2026).
Selain penguatan layanan rujukan, Dinas Kesehatan juga memastikan program layanan kesehatan gratis tetap berjalan optimal. Layanan ini mencakup pelayanan di tingkat Puskesmas hingga rumah sakit, yang kini telah didukung dengan sistem pelayanan yang lebih terintegrasi.
Darlin menjelaskan, seluruh Puskesmas di wilayah Parigi Moutong telah dilengkapi dengan mekanisme pelayanan yang jelas, termasuk penyediaan call center di masing-masing fasilitas kesehatan. Hal ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi maupun layanan kesehatan.
“Setiap Puskesmas sudah memiliki layanan komunikasi yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk konsultasi maupun memperoleh informasi terkait pelayanan,” jelasnya.
Tak hanya fokus pada aspek teknis, Dinas Kesehatan juga mendorong peningkatan kualitas pelayanan yang humanis dengan mengedepankan kearifan lokal. Tenaga kesehatan diimbau untuk memberikan pelayanan secara ramah dan komunikatif, bahkan menggunakan bahasa daerah agar lebih mudah dipahami masyarakat.
“Kami ingin masyarakat merasa nyaman saat berobat. Pelayanan harus ramah, bahkan jika perlu menggunakan bahasa daerah dalam berkomunikasi,” tambahnya.
Lebih lanjut, Darlin memastikan seluruh prosedur pelayanan, mulai dari penanganan pasien hingga kondisi darurat maupun meninggal dunia di fasilitas kesehatan, telah memiliki standar operasional yang jelas dan terukur.
Di akhir keterangannya, ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang telah disediakan serta tidak ragu memberikan masukan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan.
“Kami terbuka terhadap saran dan masukan dari masyarakat agar pelayanan kesehatan di Parigi Moutong semakin baik dan benar-benar berpihak kepada masyarakat,” tutup Darlin.
















