Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Nasional

Puan Desak Usut Tuntas Kasus Beras Oplosan

×

Puan Desak Usut Tuntas Kasus Beras Oplosan

Sebarkan artikel ini
Ketua DPR RI, Puan Maharani .(Dok FB Puan Maharani).

Bisalanews.id,Jakarta — Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyuarakan keprihatinannya terhadap kasus beras oplosan yang kini tengah disorot publik.

Ia mendesak aparat penegak hukum bergerak cepat dan tegas untuk mengusut hingga tuntas praktik curang yang berpotensi merugikan masyarakat luas.

Example 300x600

Kasus ini mencuat setelah Kementerian Pertanian (Kementan) menemukan indikasi adanya praktik pengoplosan beras pada sejumlah merek yang beredar di pasaran.

Baca juga :  Pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka di Ikuti 200 Guru Paud

Dilansir dari tvOnenews, Bareskrim Polri pun telah memeriksa empat perusahaan produsen dan distributor beras yang diduga terlibat

“Kupas dan selidiki sampai tuntas terkait dengan beras oplosan. Jangan sampai rakyat jadi korban,” tegas Puan saat memberikan keterangan di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Selasa (15/7/2025).

Baca juga :  Anies Baswedan Akan Hadiri Pelantikan Presiden Terpilih Prabowo Subianto Jika Diundang MPR

Puan menilai, praktik manipulasi beras, apalagi jika dilakukan pada jenis beras premium, adalah bentuk kecurangan serius yang harus diberi sanksi hukum.

Ia meminta agar penegak hukum tidak ragu menindak tegas pihak-pihak yang terbukti melanggar.

“Jika ada pihak yang mengoplos beras dan menjualnya dengan harga premium, maka harus segera diproses hukum. Jangan beri ruang bagi pelaku yang ingin ambil untung di atas penderitaan rakyat,” tambahnya.

Baca juga :  Pemkab Parigi Moutong Gelar Upacara Peringatan Hari Bela Negara Ke-75 Tahun 2023

Politikus PDI Perjuangan itu juga mengingatkan pemerintah untuk memperkuat pengawasan terhadap rantai distribusi pangan, terutama komoditas strategis seperti beras, guna menjamin keadilan dan perlindungan bagi konsumen.

Total Views: 3663

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *