
Komang mengaku sudah berulang kali menghubungi pihak kontraktor untuk melakukan perbaikan karena proyek masih dalam masa pemeliharaan.
Namun, pihak CV. Bolle Cipta Sejahtera memilih bungkam dan tidak menunjukkan itikad baik.
“Waktu saya laporkan kondisi puskesmas, proyeknya masih dalam tahap pemeliharaan. Tapi saya sendiri tidak tahu pasti sampai kapan batas waktu pemeliharaannya,” ucapnya.
Fakta-fakta ini memunculkan tanda tanya besar terhadap pengawasan proyek infrastruktur kesehatan di bawah Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong.
Dengan dana lebih dari Rp9 miliar, bangunan seharusnya berdiri kokoh dan mampu mendukung layanan kesehatan selama bertahun-tahun.
Namun kenyataannya, baru beberapa bulan digunakan, sudah mengalami kerusakan parah.
Masyarakat Sausu kini menuntut agar Inspektorat dan Kejaksaan Negeri Parigi Moutong segera melakukan audit investigatif.
Jika ditemukan unsur penyimpangan dan korupsi, pihak kontraktor dan oknum terkait di instansi pemerintah wajib diperiksa dan dijerat hukum.
“Ini bukan sekadar kerusakan bangunan. Ini kerusakan sistem dan moralitas pengelola anggaran publik,” ujar Yedy seorang pembesuk pasien saat ditemui di Puskesmas Sausu.
Ia mengatakan jika dibiarkan, skandal seperti ini bisa menjadi preseden buruk di tengah masyarakat.
Tidak hanya menyangkut kerugian negara, tapi juga nyawa masyarakat yang bisa terancam karena pelayanan kesehatan yang buruk akibat gedung yang tidak aman.
Pembangunan Puskesmas Sausu bisa jadi adalah contoh nyata bagaimana uang rakyat dijarah lewat proyek fiktif atau setengah jadi.
Ini bukan hanya kelalaian teknis, tapi bisa mengarah pada kejahatan anggaran yang terstruktur.
Ia pun menegaskan Pemerintah Daerah Parigi Moutong, DPRD, dan aparat penegak hukum harus segera bertindak.
“Jika tidak, ini bisa menjadi bukti bahwa korupsi sudah menyentuh jantung pelayanan publik, fasilitas kesehatan rakyat”jelasnya.
Yedi menambahkan jika dihubungkan dengan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sausu termaksud wilayah yang memiliki kerawanan bencana gempa yang dilalui sesar sausu yang merupakan anak dari sesar palu koro.
Belum lama ini pusat gempa berada di daratan dengan koordinat 1.13 Lintang Selatan dan 120.43 Bujur Timur,Minggu (16/06/2025).
















