
Bisalanews.id, Parmout – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan sektor kesehatan Kabupaten Parigi Moutong. Dalam kegiatan Pertemuan Penguatan Puskesmas untuk Pemenuhan Keadilan Reproduksi Pembelajaran dari NTT, Jawa Tengah, Sulawesi Tengah dan Maluku yang berlangsung di Jakarta pada 20–21 Mei 2026, Puskesmas Torue berhasil meraih kategori poster terbaik “Dampak Terbaik Bagi Komunitas”.
Penghargaan tersebut diraih melalui poster bertema “KB Tanggung Jawab Bersama Penguatan Peran Laki-laki” yang dinilai memberikan dampak positif bagi masyarakat. Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri karena Puskesmas Torue berhasil unggul dari seluruh Puskesmas lokus IPAS se-Indonesia yang mengikuti kegiatan tersebut.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong, Darlin, menyebutkan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh tenaga kesehatan dalam memperkuat pelayanan kesehatan reproduksi yang inklusif dan berkeadilan.
“Alhamdulillah, Puskesmas Torue mendapatkan kategori poster terbaik ‘Dampak Terbaik Bagi Komunitas’ dengan mengangkat tema ‘KB Tanggung Jawab Bersama Penguatan Peran Laki-laki’. Selain itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong dan Puskesmas Torue juga menerima apresiasi atas kerja sama kemitraan dalam pemenuhan hak reproduksi,” ujar Darlin, Jumat (22/05/2026)
Ia menjelaskan, pertemuan tersebut menjadi ruang bersama yang mempertemukan berbagai Puskesmas mitra untuk merefleksikan praktik-praktik baik yang telah berjalan sekaligus berbagi pembelajaran dalam memperkuat strategi kolaboratif guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan reproduksi di Indonesia.
Menurutnya, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat pengetahuan terkait praktik baik dalam penyediaan layanan kesehatan reproduksi, khususnya layanan APK, kontrasepsi, serta KtPA-KS. Selain itu, forum tersebut menjadi wadah berbagi pengalaman, refleksi, dan kolaborasi antar-Puskesmas bersama Dinas Kesehatan dalam mendukung peningkatan kualitas dan keberlanjutan layanan kesehatan bagi masyarakat.
Darlin berharap penghargaan yang diraih dapat menjadi motivasi bagi seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Parigi Moutong untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam pemenuhan hak dan keadilan reproduksi.
“Ke depan kami berharap kolaborasi dan inovasi pelayanan kesehatan reproduksi terus diperkuat agar masyarakat mendapatkan layanan yang semakin berkualitas, setara, dan mudah diakses,” tutupnya.
















