
Bisalanews.id – Forum Masyarakat Amar Maruf Nahi Munkar Kabupaten Parigi Moutong menyoroti kinerja DPRD Parigi Moutong tidak serius dalam menindaklanjuti laporan masyarakat terkait pencegahan dan penanganan kasus narkoba.
Pernyataan ini disampaikan oleh Sekretaris Forum Masyarakat Amar Maruf Nahi Munkar, Ustad Mahbub Sulaiman, saat ditemui oleh awak media. Rabu,23 Oktober 2024 di parigi.
“Harusnya DPRD Kabupaten Parigi Moutong sudah mengagendakan RDP kedua dengan Prokopinda, mengingat narkoba adalah kejahatan luar biasa,” ujar Mahbub Sulaiman.
Sebelumnya, Komisi I DPRD Parigi Moutong telah menggelar rapat dengar pendapat (RDP) pertama yang dihadiri oleh lintas organisasi keagamaan dan masyarakat.
Baca Juga ☆☆Gelar Debat Di Palu,KPU Parigi Moutong Minta Paslon Adu Gagasan
Namun, Mahbub menilai langkah tersebut belum cukup untuk menunjukkan keseriusan DPRD dalam menangani masalah narkoba di wilayah tersebut.
“Jangan sampai mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif yang seolah-olah tidak mau peduli dengan keresahan masyarakat banyak,” tegas Mahbub.
Ia juga berharap agar DPRD Parigi Moutong tidak menutup mata terhadap masalah narkoba yang sudah masuk dalam kategori darurat.
Mahbub menekankan pentingnya upaya preventif untuk melindungi generasi muda yang merupakan masa depan bangsa.
“Kalau DPRD tidak ambil tindakan terhadap keluhan masyarakat, maka kami beserta tokoh masyarakat, tokoh agama, dan masyarakat luas akan melakukan aksi protes turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasi kami,” tutup Mahbub.















