Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Bencana alam

BPBD Himbau Masyarakat Parigi Moutong Tidak Panik Terkait Gempa Megathrust

×

BPBD Himbau Masyarakat Parigi Moutong Tidak Panik Terkait Gempa Megathrust

Sebarkan artikel ini
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Parigi Moutong,Idran S.T.(Dok.Bisalanews.id )

Bisalanews.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng) mengimbau masyarakat untuk tidak panik terkait informasi potensi gempa dengan kekuatan tinggi atau megathrust.

Sebab, hal tersebut hingga kini ramai kembali dibicarakan. Hal ini disampaikan, Kepala Pelaksana BPBD Parigi Moutong, Idran kepada wartawan di Parigi, Rabu (21/8/2024).

Example 300x600

“Untuk megathrust menurut Kepala BMKG telah terjadi ratusan tahun yang lalu. Kemudian, munculnya prediksi ini pascagempa di Tokyo Jepang baru-baru ini,” kata Idran.

Baca juga :  Peringati Hardiknas 2025, Pemkab Parigi Moutong Gelar Upacara Bernuansa Budaya Lokal

Dengan adanya kejadian tersebut kata dia, sehingga menimbulkan berbagai macam prediksi dari kepala BMKG di Indonesia. Gempa ini menurutnya, dapat menyebabkan bencana alam berupa tsunami.

Ia mengatakan, berdasarkan informasi yang dikeluarkan BMKG, bahwa ada potensi megathrust di Mentawai dan selat Sunda.

Oleh karena itu, pihaknya meminta masyarakat untuk tidak panik dengan informasi BMKG terkait potensi terjadinya gempa megathrust.

Baca juga :  BPBD Parimo Normalisasi Saluran Air di Bantaya, Antisipasi Banjir dan Malaria

Karena menurut informasi BMKG, ini bukan peringatan dini.

Namun, sebagai pengingat akan keberadaan megathtrust selat Sunda, Mentawai – Siberut

“Masyarakat agar tetap tenang, dan tidak panik serta tetap memperhatikan lingkungan ditempat tinggalnya.Terutama, rumah dipastikan dalam kondisi aman ketika terjadi gempa,” pesan Idran.

Menurutnya, simulasi kebencanaan yang telah dilaksanakan pihaknya dibeberapa titik di Parigi Moutong, itu menjadi kunci untuk menghadapi gempa dan tsunami.

Baca juga :  Desa Uevolo Di Hantam Banjir,Jalan Trans Sulawesi Tertutup Material Kayu

Simulasi pun kata dia, merupakan kata kunci untuk melatih diri mereka (Masyarakat), ketika tiba-tiba terjadi gempa.

Karena melalui simulasi tersebut, masyarakat dapat mengetahui strategis penyelamatan diri.

“Untuk Sulawesi Tengah, jauh dari dampak gempa megathrust, kecuali Tolitoli dan Buol itu bisa merasakan dampaknya,” ujarnya.” demikian Idran.

Total Views: 1081

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *