
Bisalanews.id – Banjir menghantam 33 desa di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan pada Jumat (3/5) pukul 03.03 WITA.
Kejadian ini terjadi akibat hujan deras yang mengguyur sejak dini hari di wilayah Indonesia bagian tengah.
Tiga kecamatan terdampak, yaitu Keera, Pitumpanua, dan Tempe, dengan ketinggian air mencapai 30 sentimeter hingga tiga meter.
Meski tidak ada korban jiwa dilaporkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wajo mencatat 255 keluarga atau sekitar 655 jiwa terdampak di Kecamatan Keera.
Data untuk Kecamatan Pitumpanua dan Tempe masih dalam proses pendataan.
Kerugian materil di Kecamatan Keera cukup signifikan, termasuk 215 unit rumah terdampak, tiga rumah hanyut, serta kerusakan berat pada infrastruktur pendidikan seperti SMP Satap 4 dan SDN Lompoe 397.
Selain itu, sekitar 30 hektar sawah juga terkena dampak, bersama dengan satu kilometer jalan yang tergenang banjir.
Meskipun upaya penyelamatan dan evakuasi sedang dilakukan oleh personil BPBD dan Tim Gabungan, kendala akses jalan yang sulit dan pemadaman listrik menjadi hambatan untuk dilewati.
Cuaca yang masih turun hujan hingga malam ini menyulitkan situasi, dengan tim gabungan terus memantau dan melakukan evakuasi warga yang terdampak.
Sementara itu, kebutuhan mendesak saat ini adalah pemenuhan kebutuhan makanan bagi warga terdampak.
Tim gabungan terus berupaya mencapai daerah terisolasi di Kecamatan Pitumpanua dan Tempe untuk memberikan bantuan dan bantuan medis yang diperlukan.















