
Bisalanews.id-Parigi Moutong – Sebanyak 101 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kabupaten Parigi Moutong dilaporkan tumbang akibat lelah dan kurang tidur selama proses voting day.
Kejadian ini menjadi kendala serius dalam pelaksanaan Pemilihan Umum yang berlangsung di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah tersebut.
Berdasarkan data dan peninjauan langsung yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), anggota KPPS yang jatuh sakit mendapatkan perhatian khusus dari Dinas Kesehatan setempat.
Hingga saat ini, pada tanggal 17 Pebruari 2024, 101 anggota KPPS masih dalam penanganan dan perawatan intensif.
Maskar, Devisi Sosdiklih, Partisipasi, dan SDM KPU, menjelaskan dalam wawancara bahwa seluruh Penyelenggara Pemilu tingkat bawah, termasuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemilihan Desa (PPS), dan KPPS, telah terdaftar dalam BPJS.
Mereka juga mendapatkan jaminan dan santunan dalam situasi tak terduga saat melaksanakan tugas pemilu.
“Ia juga mengatakan bahwa seluruh Penyelenggara Pemilu ditingkat bawah baik itu PPK, PPS dan KPPS masuk dalam BPJS, serta mendapat jaminan atau santunan jika terjadi sesuatu hal yang kita tidak inginkan bersama saat melaksanakan tugas” ungkapnya.
Maskar menyampaikan bahwa anggota KPPS yang sakit telah dilarikan ke puskesmas atau rumah sakit terdekat, dan mereka mendapatkan perawatan khusus.
Data sementara menunjukkan bahwa langkah-langkah telah diambil untuk memastikan pelayanan maksimal kepada penyelenggara pemilu yang tengah sakit.
Saat ini, KPU terus melakukan pengawasan serta mengumpulkan data dan informasi terkait anggota KPPS yang masih bertugas atau sedang dalam perawatan.
Harapan Maskar adalah agar para anggota KPPS yang masih dalam kondisi sakit segera pulih dan dapat kembali bertugas dengan baik sebagai abdi negara.
Total Views: 765















