Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Pendidikan

Dahniar : Penyaluran PIP untuk PAUD Bergantung Akurasi Dapodik

×

Dahniar : Penyaluran PIP untuk PAUD Bergantung Akurasi Dapodik

Sebarkan artikel ini
Kepala Bidang PAUD dan Dikmas Disdikbud Parigi Moutong, Dahniar. Foto : Arsip Bisalanews.id

Bisalanews.id, Parmout – Pelaksanaan program bantuan bagi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, masih sangat bergantung pada kebijakan masing-masing lembaga, baik negeri maupun swasta.

Kondisi ini dinilai memengaruhi optimalisasi program, terutama dalam penyediaan makanan tambahan bagi anak didik.

Example 300x600

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat mengungkapkan bahwa fleksibilitas kebijakan di tingkat lembaga membuat implementasi program tidak berjalan seragam di lapangan.

Kepala Bidang PAUD dan Dikmas Disdikbud Parigi Moutong, Dahniar, menjelaskan bahwa untuk PAUD swasta, penyediaan makanan tambahan umumnya ditentukan oleh yayasan yang menaungi lembaga tersebut.

Baca juga :  UHC Parigi Moutong Capai 90 Persen, Irwan: Tak Ada Lagi Alasan Warga Tak Dilayani Gratis

“Untuk PAUD swasta, kebijakan terkait makanan tambahan biasanya ditentukan oleh yayasan masing-masing,” ujar Dahniar kepada wartawan, Selasa (22/04/2026).

Ia menambahkan, baik PAUD negeri maupun swasta sebenarnya memiliki peluang yang sama dalam memanfaatkan Dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) untuk mendukung program Pemberian Makanan Tambahan (PMT).

Baca juga :  BPBD Parigi Moutong Laporkan Kondisi Aman, Cuaca Berpotensi Hujan Ringan

“Dana tersebut diperbolehkan digunakan untuk PMT, namun pelaksanaannya tetap disesuaikan dengan kebijakan lembaga masing-masing,” jelasnya.

Selain program makanan tambahan, pemerintah pusat juga akan menyalurkan bantuan pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) untuk jenjang PAUD pada tahun ini.

Bantuan tersebut menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu guna meningkatkan akses pendidikan sejak usia dini.

Namun demikian, penyaluran bantuan PIP sangat bergantung pada akurasi data yang diinput melalui sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Ketepatan data menjadi faktor kunci agar bantuan dapat tersalurkan tepat sasaran.

Baca juga :  Sunarti Minta Evaluasi Pembagian Rayon di Parigi Moutong

Dahniar menegaskan bahwa peran operator sekolah sangat krusial dalam proses tersebut, terutama dalam memastikan data siswa penerima bantuan, seperti yang berasal dari keluarga Program Keluarga Harapan (PKH) atau pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP), tercatat dengan benar.

“Jika data tidak akurat, maka potensi bantuan tidak bisa tersalurkan secara maksimal,” tegasnya.

Total Views: 1125

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *