
Bisalanews.id, Parmout – Pelaksanaan program bantuan bagi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, masih sangat bergantung pada kebijakan masing-masing lembaga, baik negeri maupun swasta.
Kondisi ini dinilai memengaruhi optimalisasi program, terutama dalam penyediaan makanan tambahan bagi anak didik.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat mengungkapkan bahwa fleksibilitas kebijakan di tingkat lembaga membuat implementasi program tidak berjalan seragam di lapangan.
Kepala Bidang PAUD dan Dikmas Disdikbud Parigi Moutong, Dahniar, menjelaskan bahwa untuk PAUD swasta, penyediaan makanan tambahan umumnya ditentukan oleh yayasan yang menaungi lembaga tersebut.
“Untuk PAUD swasta, kebijakan terkait makanan tambahan biasanya ditentukan oleh yayasan masing-masing,” ujar Dahniar kepada wartawan, Selasa (22/04/2026).
Ia menambahkan, baik PAUD negeri maupun swasta sebenarnya memiliki peluang yang sama dalam memanfaatkan Dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) untuk mendukung program Pemberian Makanan Tambahan (PMT).
“Dana tersebut diperbolehkan digunakan untuk PMT, namun pelaksanaannya tetap disesuaikan dengan kebijakan lembaga masing-masing,” jelasnya.
Selain program makanan tambahan, pemerintah pusat juga akan menyalurkan bantuan pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) untuk jenjang PAUD pada tahun ini.
Bantuan tersebut menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu guna meningkatkan akses pendidikan sejak usia dini.
Namun demikian, penyaluran bantuan PIP sangat bergantung pada akurasi data yang diinput melalui sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Ketepatan data menjadi faktor kunci agar bantuan dapat tersalurkan tepat sasaran.
Dahniar menegaskan bahwa peran operator sekolah sangat krusial dalam proses tersebut, terutama dalam memastikan data siswa penerima bantuan, seperti yang berasal dari keluarga Program Keluarga Harapan (PKH) atau pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP), tercatat dengan benar.
“Jika data tidak akurat, maka potensi bantuan tidak bisa tersalurkan secara maksimal,” tegasnya.
















