Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Bencana & Kemanusiaan

Banjir Berulang di Moutong, Ketua Komisi IV DPRD Sutoyo Desak Bupati dan Wakil Bupati Turun Langsung

×

Banjir Berulang di Moutong, Ketua Komisi IV DPRD Sutoyo Desak Bupati dan Wakil Bupati Turun Langsung

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi IV DPRD Parigi Moutong, Sutoyo. Sabtu, (07/03/2026) – Foto : Bisalanews.id

Bisalanews.id, Parmout – Banjir yang merendam dua desa di Kecamatan Moutong pada Sabtu malam (07/03/2026) kembali menuai sorotan dari DPRD Kabupaten Parigi Moutong.

Ketua Komisi IV DPRD Parigi Moutong, Sutoyo, mendesak pemerintah daerah agar tidak hanya menerima laporan, tetapi segera turun langsung melihat kondisi masyarakat yang terdampak.

Example 300x600

Sutoyo yang juga merupakan anggota legislatif dari daerah pemilihan (dapil) Moutong menilai, hingga saat ini belum ada solusi nyata dari pemerintah daerah untuk menangani persoalan banjir yang dipicu oleh buruknya infrastruktur jalan serta sistem drainase di wilayah tersebut.

“Sangat diharapkan perhatian dari Pemda terkait masalah ini. Sampai sekarang belum ada solusi yang nyata dari pemerintah daerah,” ujar Sutoyo saat dikonfirmasi melaului pesan watshap. Sabtu, (07/03/2026)

Baca juga :  Wabup Parigi Moutong Ungkap Rencana Smelter Siniu Serap 30 Ribu Tenaga Kerja Saat Safari Ramadhan di Toribulu

Menurutnya, kondisi infrastruktur di dalam Kota Kecamatan Moutong saat ini sudah cukup memprihatinkan.

Sejumlah ruas jalan mengalami kerusakan, sementara drainase yang ada dinilai tidak berfungsi maksimal sehingga air mudah meluap ketika hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Ia menegaskan, persoalan ini seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah daerah, khususnya dinas teknis terkait, agar segera turun langsung melihat kondisi yang sebenarnya di lapangan.

“Infrastruktur jalan di dalam kota kecamatan sudah banyak yang rusak. Drainasenya juga harus dibenahi. Kalau bisa dinas terkait turun langsung melihat kondisi di lapangan,” tegasnya.

Baca juga :  Karhutla dan Kekeringan Meluas, Ketidakhadiran Bupati Parigi Moutong di Lokasi Bencana Jadi Sorotan Warga

Sutoyo juga mengungkapkan bahwa genangan air akibat banjir di wilayah tersebut tidak hanya berlangsung dalam hitungan jam.

Dalam beberapa kejadian, air bahkan bisa bertahan hingga dua sampai tiga hari di jalanan maupun halaman rumah warga.

“Kondisinya kadang sampai dua sampai tiga hari air tergenang di jalan dan di halaman rumah warga. Ini tentu sangat mengganggu aktivitas masyarakat,” katanya.

Lebih jauh, ia secara khusus meminta Bupati dan Wakil Bupati Parigi Moutong untuk meluangkan waktu turun langsung ke Kecamatan Moutong agar dapat melihat secara nyata kondisi yang dialami masyarakat.

Baca juga :  Parigi Moutong Tuan Rumah Forkkom Bappeda Sulteng 2026, Abdul Sahid Tekankan Sinergi Pembangunan

“Sekali-sekali lah Pak Bupati dan Wakil Bupati turun langsung melihat kondisi di Moutong kalau ada waktu. Supaya tahu langsung bagaimana kondisi jalan dan drainase di sini,” ujarnya.

Menurut Sutoyo, kehadiran pimpinan daerah di lapangan penting agar persoalan yang dialami masyarakat bisa segera mendapat perhatian dan penanganan serius, terlebih saat ini warga tengah menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.

“Kasihan masyarakat, apalagi sekarang sedang bulan puasa. Warga harus tetap beraktivitas dengan kondisi jalan rusak dan genangan air yang tidak cepat surut,” pungkasnya.

Total Views: 3351

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *