
Bisalanews.id, Parmout – Ketua DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Alfres Masboy Tonggiroh, memberikan klarifikasi resmi terkait gagalnya rapat paripurna DPRD yang tidak memenuhi kuorum, Senin (20/01/2026).
Alfres menyayangkan banyaknya anggota DPRD yang tidak hadir pada agenda penting tersebut.
Ia menegaskan bahwa tidak ada perjalanan dinas yang dijadwalkan pada hari pelaksanaan paripurna sehingga seluruh anggota seharusnya berada di tempat.
“Tidak ada surat tugas keluar hari ini karena agenda paripurna sudah terjadwal. Seharusnya semua anggota DPRD hadir,” tegas Alfres.
Ia menjelaskan, agenda koordinasi ke luar daerah baru dijadwalkan Rabu, 21 Januari 2026, dan hanya melibatkan Komisi III dan Komisi IV ke Kabupaten Sigi.
“Jadwal ke Sigi itu besok, bukan hari ini. Jadi tidak ada alasan anggota DPRD keluar daerah hari ini,” ujarnya.
Terkait ketidakhadirannya, Alfres mengaku sedang menghadiri kedukaan keluarga di Toraja dan masih dalam perjalanan.
Lebih lanjut, Alfres menekankan bahwa agenda yang telah ditetapkan melalui Badan Musyawarah (Banmus) bersifat wajib diikuti.
Ia menegaskan hanya kegiatan partai yang mendesak atau urusan keluarga darurat yang dapat menjadi pengecualian.
Alfres juga menyatakan kekecewaannya atas sikap sejumlah anggota DPRD, termasuk dari unsur Badan Kehormatan (BK), yang tidak menghadiri paripurna meski jadwal telah diketahui jauh hari.
“Sangat disayangkan karena paripurna ini sudah dijadwalkan dan disampaikan sebelumnya,” kata Alfres.
Berdasarkan pantauan media, selain ketidakhadiran anggota DPRD, keterlambatan pejabat yang mewakili Bupati Parigi Moutong turut memengaruhi jalannya rapat.
Padahal, sebagian besar kepala OPD telah hadir lebih awal sesuai ketentuan.
Gagalnya paripurna ini menjadi sorotan publik dan dinilai berdampak pada kinerja serta citra lembaga DPRD Parigi Moutong
















