Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Bencana alam

Dua Nelayan Asal Bantaya Hilang di Perairan Torue Ditemukan Selamat

×

Dua Nelayan Asal Bantaya Hilang di Perairan Torue Ditemukan Selamat

Sebarkan artikel ini
Perahu milik Aco Hulopi saat tenggelam di perairan Toini.( 06/08/2025).Foto MR

Bisalanews.id,Parmout — Dua nelayan asal Kelurahan Bantaya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah perahu mereka mengalami kebocoran palka, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat pada Rabu malam (06/08/2025).

Kedua nelayan tersebut, masing-masing bernama Farit Suma (50) dan Aco Hulopi (57), berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan sekitar pukul 20.30 WITA.

Example 300x600

Mereka ditemukan berjarak kurang lebih 500 meter dari lokasi awal kejadian.

Baca juga :  Pj Bupati Parigi Moutong Resmi Buka Pelatihan Tanggap Bencana WIZ

Insiden bermula saat perahu jenis long boat yang mereka gunakan mengalami kebocoran saat melaut hingga menyebabkan perahu terbalik.

Warga yang melihat kejadian tersebut segera melaporkannya kepada pihak berwenang.

Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Rusmadi, S.E., mengatakan bahwa setelah menerima laporan pada Rabu sore, Tim Rescue Pos SAR Parigi langsung diberangkatkan ke lokasi dengan membawa perlengkapan SAR air.

Baca juga :  Ditbinmas Polda Sulteng Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama dengan Ulama Al Khaeraat

“Begitu informasi kami terima, tim langsung diberangkatkan ke lokasi. Alhamdulillah, kedua korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Rusmadi.

Pencarian dilakukan menggunakan perahu karet, dengan melibatkan unsur gabungan, termasuk warga dan para nelayan sekitar yang turut aktif dalam proses evakuasi.

Baca juga :  Job Fair 2025, Banggai Dorong SDM Unggul

Kerja sama lintas unsur ini dinilai menjadi faktor penting dalam keberhasilan misi penyelamatan.

“Atas nama tim SAR, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak, baik dari unsur nelayan maupun masyarakat setempat, atas kerja sama dan kepeduliannya,” tambah Rusmadi.

Usai dievakuasi, Farit dan Aco dinyatakan dalam kondisi sehat dan tidak mengalami luka serius. Keduanya kini telah kembali ke rumah masing-masing dan berkumpul bersama keluarga.

Total Views: 1285

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *