
Bisalanews.id,Parmout – Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah geser jadwal pembahasan Kick Off Meeting PPSP.
“Jadwal kegiatan sebenarnya 19 Mei 2025,tapi karena masih ada kendala sedikit jadi Bappelitbangda menyesuaikan jadwal dengan Dinas Perumahan Parigi Moutong “ujar Kepala Bidang Perencanaan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Bappelitbangda Parigi Moutong, I Nyoman Sudiara.
Menurutnya hal ini harus segera ditindak lanjuti, mengingat dari kabupaten kota yang ada di Provinsi Sulawesi Tengah hanya ada dua kabupaten penerima pendampingan SSK tersebut.
Sebelumnya ia mengatakan berkat upaya Bappelitbangda dan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Parigi Moutong, yang telah melakukan review dokumen tahun sebelumnya.
“Tahun ini, kita sangat bersyukur Kabupaten Parigi Moutong bisa dapat pendampingan SSK ini. Di Sulawesi Tengah yang menerima bantuan hanya Parigi Moutong dan Banggai,” ujarnya.
Lanjut ia mengatakan, pemutaktahiran data untuk dokumen SSK, masih akan dilakukan tahun ini. Sebab, baru lima kecamatan yang distudi tera oleh Dinas Kesehatan Parigi Moutong pada 2024.
Ia menekankan, dokumen SSK sangat penting untuk mendapatkan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang sanitasi.
Sehingga, pemerintah pusat menyarankan Kabupaten Parigi Moutong untuk menyelesaikan penyusunan dukumen SSK minimal 50 persen.
Selain Dinas Kesehatan Parigi Moutong, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman dan Bappelitbangda kata dia, penyusunan dokumen SSK juga melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
“Tahun ini, anggaran Tim Pokja PKP terkena rasionalisasi. Makanya, kalau rapat kecil diikutkan dengan kegiatan kami, supaya berlanjut pada 19 Mei 2025,” ujarnya.
















