banner 728x250
Polri  

Kasus Polisi Bunuh Polisi di Polres Solok Selatan: Kasat Reskrim Tewas Ditembak Kabag Ops

Iluatrasi Polisi tembak Polisi.

Bisalanews.id – Tragedi mengejutkan kembali terjadi di tubuh kepolisian Indonesia.

Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, AKP Ulil Ryanto Anshari, dilaporkan tewas ditembak oleh Kabag Ops Polres Solok Selatan, AKP Dadang Iskandar, Jumat (22/11/2024) sekitar pukul 00.43 WIB.

Peristiwa ini berlangsung di kawasan parkir Polres Solok Selatan, Jorong Bukit Malintang Barat, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Sumatera Barat.

Kejadian tersebut telah dikonfirmasi oleh Kapolres Solok Selatan, AKBP Arief Mukti.”Iya, telah terjadi kejadian penembakan oleh Kabag Ops terhadap Kasatreskrim,” ujar AKBP Arief, Jumat siang.

Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap pemeriksaan oleh Polda Sumatera Barat untuk mengungkap motif di balik insiden ini.

Insiden ini bermula setelah Sat Reskrim Polres Solok Selatan berhasil menangkap pelaku tambang galian C ilegal.

Baca juga :  Polres Parigi Moutong Imbau Warga Tidak Kibarkan Bendera One Piece

Menurut informasi, AKP Ulil menerima telepon dari AKP Dadang terkait penangkapan tersebut.

Saat itu, pelaku tambang yang diamankan sedang dalam perjalanan menuju Mapolres Solok Selatan.

Baca Juga ☆☆Nasir Mangaseng Tangkap Ex Anggota Polisi Yang Jadi Bandar dan Satu Kurir Sabu di Parigi Moutong

Polisi Periksa Direktur RSUD Anuntaloko Parigi

Polri Berhasil Amankan 8 Tersangka Teroris Jaringan JI di Sulawesi Tengah

Setibanya di ruang Reskrim, penyidik melakukan pemeriksaan terhadap pelaku.

Namun, di tengah pemeriksaan, terdengar suara tembakan dari luar ruangan.

Saat dicek, Kasat Reskrim AKP Ulil Ryanto ditemukan tergeletak dengan luka tembak di bagian kepala, tepatnya di pelipis dan pipi kanan.

Baca juga :  Polres Parimo Gelar Apel Pelepasan Pasukan Pengamanan TPS di Parigi Moutong

Pelaku penembakan, Kabag Ops AKP Dadang Iskandar, diduga langsung meninggalkan Mapolres menggunakan mobil dinas Polri usai insiden tersebut.

Polisi telah mengamankan barang bukti berupa senjata api pendek jenis pistol yang diduga digunakan dalam penembakan.

Selain itu, beberapa selongsong peluru juga ditemukan di lokasi kejadian.

“Barang bukti berupa senjata api dan selongsong peluru sudah diamankan,” ujar seorang sumber kepolisian.

Kapolres AKBP Arief Mukti menegaskan bahwa kasus ini kini ditangani oleh Polda Sumatera Barat.

“Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh Polda Sumbar,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, motif di balik penembakan ini masih belum terungkap.

Namun, kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan sesama anggota polisi di lingkungan institusi yang seharusnya menjaga keamanan dan ketertiban.

Baca juga :  Sayutin Budianto: Gerakan Buruh Adalah Gerakan Nurani Demi Keadilan Sosial

Polda Sumatera Barat akan terus mendalami kasus ini untuk mengungkap fakta-fakta yang mendasari tragedi tersebut.

Sementara itu, masyarakat menanti transparansi dan penegakan hukum yang adil terhadap pihak yang terlibat.

Total Views: 821

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!