
Bisalanews.id – Tim gabungan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Pos Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng) berhasil menemukan satu orang warga yang terseret banjir dilokasi air terjun Ogomojolo, Desa Palasa Lambori, Kecamatan Palasa, Minggu (17/11/2024).
“Tadi pagi sekira pukul. 08.10 Wita, Tim SAR gabungan yang dipimpin oleh Basarnas menemukan satu orang korban banjir dalam keadaan meninggal dunia atas nama Firza,” ungkap Danpos Basarnas Parigi Moutong, Mohamad Azwar kepada wartawan di Palasa,” Minggu (17/11/2024).
Hingga kini kata dia, tim gabungan masih melakukan penyisiran, untuk menemukan satu orang tersisa yang hanyut di air terjun Ogomojolo dan dikabarkan hilang terseret banjir.
Azwar mengungkapkan kronologis kejadian, awalnya pada Minggu 17 November 2024 sekira pukul : 13.00 Wita ada beberapa remaja datang kelokasi permandian air terjun Ogomojolo, Desa Palasa Lambori.

Tiga remaja yang datang kelokasi air terjun tersebut, yakni Sandi, dan dua orang perempuan bernama Zea dan Caca. Tak berselang lama banjir tiba – tiba datang sekira pukul : 13.00 Wita, akibat hujan deras mengguyur wilayah pegunungan di daerah itu.
Banjir yang datang tiba – tiba ini menyeret tiga orang remaja yang sedang mandi di air terjun Ogomojolo, ketiganya terseret hingga sejauh 20 meter dari tempat mereka mandi.
Baca Juga ☆☆ Ketua KONI Parimo Dorong Cabor dan Pengurus Tingkatkan Pembinaan Atlet Parigi Moutong
Menurutnya, Sandi sempat meraih tangan kedua rekanya, Zea dan Caca.Namun, karena arus sungai deras Zea dan Caca terlepas dari tangan Sandi sehingga kedua korban hanyut dan terbawa arus banjir.
Dan hingga saat ini mereka belum ditemukan.”Namun, Sandi sudah ditemukan dalam keadaan selamat, serta mengalami luka lecet dibagian kaki kanan akbit terseret banjir, dan korban tersisa satu orang lagi masih dalam pencarian, yakni Caca,” ungkapnya.
Menurutnya, dalam proses pencarian, cuaca sangat cerah. Sehingga, personel melakukan pencarian tidak mengalami kendala apapun.
“Pencarian saat ini sudah keluar sekitar 1 mil dari arah muara sungai Ogomojolo,” ungkapnya.Ia menambahkan, untuk proses pencarian kali ini sesuai standar operasional prosedur atau SOP selama tujuh hari pencarian.
















