
Parigi Moutong – Ayub Ansari, Pengelola Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Dinas Sosial Kabupaten Parigi Moutong, membocorkan rincian terperinci Program Gerak Cepat Pengentasan Kemiskinan berbasis masyarakat yang tengah berjalan di lima kecamatan di Kabupaten Parigi Moutong, mencakup Tinombo Selatan, Sidoan, Tinombo, Palasa, dan Tomini.(15/01/2024)
Ayub mengungkapkan bahwa kelima kecamatan tersebut memiliki jumlah penduduk paling bawah yang membutuhkan bantuan, dan dari setiap kecamatan, dipilih lima desa sesuai rumus sistem yang telah ditetapkan.
Sehingga, total dua puluh lima desa di kelima kecamatan tersebut menjadi fokus program, dengan jumlah penerima bantuan mencapai sekitar delapan ratus tiga puluh (830) Kepala Keluarga (KK).
Bantuan yang diberikan bersifat barang, meskipun berbasis uang. Proses penyalurannya dilakukan melalui transfer antar rekening, dari Dinas Sosial ke rekening penerima.
Penerima bantuan kemudian menggunakan dana tersebut untuk membeli barang sesuai jenis usahanya, dengan pembayaran melalui transfer dari rekening penerima ke rekening pemilik barang atau pemilik toko.
Sumber dana atau bantuan berasal dari pusat, dan proses pencairan serta penyaluran dana dilakukan dari pusat ke Provinsi Sulawesi Tengah.
Selanjutnya, dari provinsi ke Dinas Sosial Kabupaten, yang kemudian dicairkan ke penerima bantuan melalui transfer antar bank.
Ayub menjelaskan bahwa dalam program ini, Dinas Sosial Kabupaten Parigi Moutong tidak menentukan pembelanjaan barang, melainkan disesuaikan dengan minat atau jenis usaha yang akan dijalankan oleh penerima bantuan.
Proses verifikasi jenis usaha, seperti perikanan, dilakukan oleh dinas terkait, dalam hal ini Bappelibangda Kabupaten Parigi Moutong yang membentuk tim dan menetapkan ketua tim.
Dalam upayanya, Ayub berharap pemerintah desa dapat memasukkan penerima bantuan ke dalam data DTKS. Beberapa penerima belum terdaftar karena masalah administrasi kependudukan yang belum valid.
“Dengan demikian, kami berharap agar semua penerima bantuan dapat tercatat dalam data DTKS, sehingga penyaluran bantuan dapat berlangsung secara efektif dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing penerima,” ungkapnya.
Ayub juga menegaskan bahwa bantuan untuk bulan Desember sudah tersalurkan tanpa kendala atau penundaan kepada penerima manfaat.
















