Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Pertanian

Manager Program READSI Parimo Tutup Kegiatan Pelatihan Bisnis Lanjutan

×

Manager Program READSI Parimo Tutup Kegiatan Pelatihan Bisnis Lanjutan

Sebarkan artikel ini
Manager Rural Empowerment and Agricultural Development Scaling -up Initiative (READSI) Kabupaten Parigi Moutong, Ariesto S.Pd,M.A.P (27/03/2024).Foto.Ipal

Bisalanews.id – Manager Rural Empowerment and Agricultural Development Scaling -up Initiative (READSI) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng), Ariesto menutup kegiatan pelatihan bisnis lanjutan program READSI.

“Kegiatan ini kita sudah laksanakan dua hari. Jadi ada dua kegiatan yang dilaksanakan, yakni kegiatan bisnis lanjutan, dan literasi keuangan,” kata Ariesto saat menutup kegitan tersebut di Hotel Oktaria Parigi, (27/3/2024).

Example 300x600

Ariesto berharap, kegiatan tersebut dapat bermanfaat bagi para peserta pelatihan bisnis lanjutan program READSI. Karena, sangat bermanfaat bagi kelompok tani di daerah itu.

Baca juga :  Tujuh Warga Diduga Tewas Akibat Longsor Saat Mencari Kayu di Gunung Talenga Bolano Lambunu
Peserta Program Bisnis Lanjutan.(27/03/2024).Foto.Ipal

“Karena pelatihan bisnis lanjutan ini orientasinya untuk membuat petani menjadi mandiri dalam kelompok,” ujarnya.

Menurut Ariesto, kegiatan ini pula merupakan jalan bagi para kelompok tani untuk mendapatkan bantuan.

“Program READSI kan lima tahun kontraknya di Kabupaten Parigi Moutong, dan program ini akan closing pada bulan September 2024,” ungkapnya.

Sehingga, menjelang berakhirnya program READSI di Kabupaten Parigi Moutong, ia meminta kepada para kelompok tani untuk memanfaatkan sisa waktu tersebut.

“Di Parigi Moutong ini ada 20 Desa yang menjadi binaan READSI dari 13 Kecamatan dan 140 kelompok tani,” ujarnya.

Baca juga :  Kapolda Sulteng Tegaskan Sikap Anti Ilegal: Tak Ada Ampun bagi Cukong dan Mafia PETI

Sehingga, kurang lebih 3.400 lebih rumah tangga kelompok tani yang dibina oleh READSI selama lima tahun di Kabupaten Parigi Moutong.

“Jadi, program ini diharapkan nanti dapat memberikan masukan atau perubahan kepada kelompok tani untuk bisa memanfaatkan semua bantuan yang ada,” kata Ariesto.

Petani mengintensifkan pola produksi yang ada dan mendiversifikasi usaha pertanian mereka dalam upaya meningkatkan penghidupan bagi kelompok tani itu sendiri.

Baca juga :  Polres Parigi Moutong Ungkap 12 Kasus Narkoba dalam Dua Bulan di Tahu 2025

Untuk itu, Sekolah Bisnis Lanjutan bagi kelompok tani program READSI ini memberikan kesempatan kepada petani dan operator rantai nilai terdekat untuk membangun hubungan antara produksi pertanian dan pasar.

Foto Bersama Pemateri,Panitia dan Peserta Program Bisnis Lanjutan.(27/03/2024).Foto.Ipal

Selain itu, kegiatan ini untuk melakukan evaluasi program pengembangan bisnis pertanian kelompok tani dengan lebih baik dan seluruh usaha bisnis pertanian dalam satu hilir bisnis.

Hal itu, sebagai ujung tombak bisnis yang berkaitan dengan pembeli. Sehingga, kelompok tani mengenali pentingnya manajemen bisnis yang baik.

Total Views: 1097

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *