
Bisalanews.id – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menegaskan bahwa seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah tersebut, baik untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dilaksanakan tanpa pungutan biaya.
Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Parigi Moutong, Aktorismo, di Parigi pada Senin (14/10/2024).
Aktorismo juga mengimbau kepada seluruh pelamar untuk tidak mudah percaya pada pihak-pihak yang menjanjikan bantuan untuk meluluskan mereka menjadi ASN.
“Bagi pelamar, agar tetap berpedoman pada syarat dan ketentuan yang tercantum dalam pengumuman panitia seleksi daerah serta tetap teliti dalam mengunggah dokumen yang dipersyaratkan,” ujarnya.
Pada tahun 2024,Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong membuka rekrutmen ASN, yakni CPNS dan PPPK.
“Ada dua rekrutmen ASN, yang pertama CPNS dan kedua PPPK, dan keduanya ini sementara berproses,” ucap Aktorismo.
Baca Juga : ☆☆☆☆Pemda Parigi Moutong Buka Formasi CPNS dan PPPK untuk Tenaga Teknis, Guru, dan Kesehatan
Seleksi administrasi untuk CPNS telah selesai, dan pelamar yang dinyatakan lulus tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).
“Insya Allah, seleksi itu dijadwalkan pada tanggal 11-12 November 2024 bertempat di Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong,” tambahnya.
Sementara itu, pendaftaran untuk PPPK masih berlangsung dan dilakukan dalam dua tahap.
Saat ini, tahap pertama sedang berjalan, yang diperuntukkan bagi dua kategori pelamar, yaitu eks tenaga honorer kategori dua dan tenaga non-ASN yang terdaftar di database BKN.
Para pelamar harus membuktikan bahwa mereka masih aktif bekerja di instansi pemerintah dengan surat keputusan pengangkatan sebagai tenaga kontrak di Kabupaten Parigi Moutong.
“Pendaftaran PPPK masih berlangsung dan ditutup pada tanggal 20 Oktober 2024 sesuai jadwal dari Panitia Seleksi Nasional (Panselnas),” jelas Aktorismo.
Untuk tahun 2024, Kabupaten Parigi Moutong membuka total formasi ASN sebanyak 6.116 orang, yang terdiri dari 159 formasi CPNS dan 5.957 formasi PPPK.
“Rinciannya adalah tenaga guru PPPK sebanyak 1.896 orang, tenaga kesehatan CPNS 59 orang dan PPPK 1.426 orang, serta tenaga teknis CPNS 100 orang dan PPPK sebanyak 2.635 orang” tutupnya.
















