Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Kesehatan

Poltekkes Palu Gelar Simulasi Penyelamatan Kecelakaan di Laut Libatkan TNI AL – Polairud

×

Poltekkes Palu Gelar Simulasi Penyelamatan Kecelakaan di Laut Libatkan TNI AL – Polairud

Sebarkan artikel ini
Seluruh Narasumber dan Pejabat Poltekkes Kemenkes Palu.

Bisalanews.id-Parigi Moutong – Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes) Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) dan TNI Angkatan Laut dan Polisi Perairan dan Udara (Polairud) menggelar simulasi penyelamatan kecelakaan laut.

Kegiatan simulasi tersebut, berlangsung dilokasi Pos TNI Angkatan Laut di Desa Lebo, Kecamatan Parigi Kabupaten Parigi Moutong, Kamis (30/5/2024).

Example 300x600

Koordinator mata kuliah manajemen kedaruratan masyarakat pantai, Ismunandar mengatakan, simulasi yang dilakukan oleh mahasiswa Prodi pendidikan profesi ners dibawah jurusan keperawatan yang ada di Poltekkes Palu.

Menurut Ismunandar, kegiatan tersebut adalah, merupakan penanganan kedaruratan masyarakat pantai. Simulasi kali ini kata dia, tim menyelematkan korban kapal terbakar.

“Simulasi kali ini diasumsikan ada kapal yang terbakar. Korbanya terbakar, kemudian ada korban luka luka, patah tulang, dan meninggal dunia,” ungkapnya.

Baca juga :  168 Kasus Tercatat, Pemkab Parimo Tetapkan Malaria Sebagai KLB

Kegiatan ini kata dia, berlangsung setelah mahasiswa tersebut, berada ditahap akhir profesi.

” Jadi mereka melakukan simulasi. Diharapkan dengan kegiatan ini mereka terampil untuk melakukan penanganan kedaruratan masyarakat pantai,” ujarnya.

Kegiatan ini melibatkan sebanyak 118 mahasiswa, terdiri dari mahasiswa di kampus Palu 78 orang dan mahasiswa kampus Poso 38 orang.

“Kami selaku pembimbing 9 orang untuk mendampingi mereka dan semua pembimbing dari Palu,” terangnya.

Ia berharap, adanya kegiatan ini mahasiswa bisa siap kapan saja ketika terjadi bencana. Karena situasi darurat bukan hanya peristiwa kapal terbakar.

Namun, tidak menutup kemungkinan ada peristiwa lain terjadi, misalnya orang tenggelam mereka temukan dan langsung dilakukan penyelamatan.

“Pada simulasi ini, kami tidak melibatkan masyarakat umum, tetapi murni dilakukan oleh mahasiswa. Jadi, korbanya mahasiswa, komandonya mahasiswa, dan yang menolong pun mahasiswa,” terangnya.

Baca juga :  Anies Baswedan Akan Hadiri Pelantikan Presiden Terpilih Prabowo Subianto Jika Diundang MPR

Sementara, Komandan Pos (Danpos) TNI AL Parigi Moutong, Letda Laut (E) Irkham Fatoni menilai kegiatan tersebut aman dan tidak ada masalah.

Karena, tak ditemukan adanya truble. “Dilapangan saya anggap bagus, karena water rescue ini punya kerjanya sendiri untuk penyelamatan. Kalau tim kesehatan sebetulnya penangananya itu di darat,” ujar Irkham.

Menurutnya, tim rescue yang lain pada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait sudah memiliki tim kesehatan yang melakukan evakuasi sendiri, misalnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan SAR.

“Dan saya yakin pasti ada 1 sampai 2 orang petugas kesehatanya, termasuk di angkatan laut sendiri pun ada tim kesehatanya,” kata dia.

Namun, di angkatan laut semuanya bisa melakukan hal tersebut, baik di laut, darat mereka semua bisa.

Baca juga :  Rahasia Hidup Bebas Stres di Zaman Serba Cepat

Karena evakuasi di laut kata dia, punya teknis tersendiri.

“Alat pengamanya juga beda sekali, yang di darat saja beda, apalagi di laut,” ujarnya.

Kata dia, jika kegiatan ini diagendakan secara rutin, dirinya yakin peserta didik dari Poltekkes Palu akan mahir dalam penanganan korban di laut.

“Makanya dari awal saya merespon kegiatan ini. Jika datang ketempat ini kami siap membantu,” tandasnya.

Ia mengaku, sangat bangga karena lokasinya digunakan sebagai tempat latihan para mahasiswa Poltekkes Palu.

“Harapan saya, jika memang kedepan kegiatan diagenda lagi disini, silahkan hubungi dan kami siap membantu. Mumpung masih ada armada kami,” ujarnya.

Total Views: 951

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *