
Bisalanews.id,Parmout — Setelah hiruk pikuk Pilkada usai, masyarakat Kabupaten Parigi Moutong kini menanti realisasi janji-janji kampanye yang telah digaungkan oleh bupati terpilih.
Salah satu hal yang menjadi sorotan utama adalah pengelolaan anggaran daerah, khususnya rencana pembelian mobil dinas baru yang dinilai tidak mendesak.
Pendiri Rumah Hukum Tadulako, Hartono, mengingatkan bahwa bupati seharusnya lebih memprioritaskan kebutuhan rakyat ketimbang kenyamanan fasilitas pribadi.
Menurutnya, penggunaan aset kendaraan dinas yang lama masih sangat memungkinkan, asalkan dirawat dengan baik.
“Masyarakat sudah muak dengan pejabat yang sibuk memperbarui fasilitas pribadi saat baru menjabat. Lebih baik dana tersebut dialokasikan untuk kepentingan rakyat,” tegas Hartono dalam keterangannya kepada media, Selasa(3/6/2025).
Hartono juga menekankan bahwa komitmen terhadap janji kampanye harus menjadi fokus utama.
Ia menyebut sejumlah isu krusial yang diangkat selama masa kampanye, seperti peningkatan infrastruktur jalan, kesejahteraan petani, dan perbaikan layanan kesehatan.
“Kami berharap bupati bisa lebih peka terhadap kondisi ekonomi masyarakat. Mobil dinas yang lama masih layak pakai. Prioritaskan dulu pembangunan yang lebih mendesak, jangan dulu berpikir untuk membeli mobil baru,” tambahnya.
Antusiasme warga Parigi Moutong terhadap kepemimpinan baru cukup tinggi.
Mereka menaruh harapan besar agar kepala daerah yang baru dilantik benar-benar menjalankan amanah yang telah diberikan oleh rakyat.
Sejumlah tokoh masyarakat berharap agar anggaran daerah dikelola secara bijaksana dan berpihak kepada kepentingan publik.
“Penundaan pembelian mobil dinas baru diharapkan menjadi langkah awal yang menunjukkan keseriusan bupati dalam menjalankan amanah rakyat,” pungkas Hartono.
















