banner 728x250

Akses Jalan Trans Sulawesi di Parimo Tertutup Akibat Banjir Sudah Bisa Dilewati

Bisalanews.id – Ruas jalan Trans Sulawesi di Desa Uwevolo, Kecamatan Siniu Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng) yang sempat tertutup akibat banjir, kini sudah kembali normal.

“Jalan tersebut sudah bisa dilewati setelah dilakukan pembersihan menggunakan alat berat dan dibantu tim gabungan.” kata Kalak BPBD Parimo, Idran di Parigi, Sabtu (11/5/2024).

Menurut Idran, sekitar 2 jam dilakukan proses pembersihan material banjir yang dibantu tim gabungan.

“Setelah istirahat makan siang pada pukul : 12.00 Wita, akses jalan Trans Sulawesi sudah bisa dilalui,” ungkapnya.

Menurut Idran, meskipun jalan tersebut sudah bisa dilalui, namun pihaknya tetap melakukan normalisasi jalur sungai dan badan jalan.

Baca juga :  Pj Bupati Parimo, Ricard Arnaldo saat memimpin upacara HUT ke - 60 tahun Provinsi Sulteng

“Karena material terbawa terbanjir itu lumpur, batu besar dan bahkan kayu besar menumpuk di badan jalan. Sehingga, harus dibersihakan,” ujarnya.

Ia mengatakan, intensitas hujan meningkat diwilayah itu, mengakibatkan sungai di dusun I Desa Uwevolo meluap hingga material lumpur dan kayu menutupi sebagian badan jalan Tran Sulawesi.

“Banjir terjadi sekitar pukul : 03.00 Wita. Begitu terima laporan dari Camat dan Kepala Desa Uwevolo, kami langsung turun ke lokasi banjir,” ungkap Idran.

Sofyan, salah satu warga Desa Uwevolo mengungkapkan, sungai yang meluap saat ini awalnya merupakan sungai kering, lantaran hujan kerap mengguyur wilayah itu, sehingga air meluap disebagian ruas jalan Trans Sulawesi.

Baca juga :  Banjir di Parigi Moutong: BPBD Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

Arus sungai kata dia, sangat deras setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut. Beruntung dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa.

Namun, satu unit rumah warga terdampak dan rusak dibagian dapur.Berdasarkan pantauan media ini, Sabtu pagi sebagian badan jalan tertutup material banjir, yakni lumpur dan kayu yang terbawa derasnya arus sungai.

Selain material, lumpur dan kayu, sebagian ruas jalan juga digenangi air. Terpantau arus lalulintas macet. Ribuan kendaraan terpaksa anteran dari arah utara Parigi Moutong begitupun sebaliknya.

“Setelah mendapat laporan, Dinas PUPRP dan pihak Balai Jalan sudah mengerahkan dua unit alat berat untuk membersihkan material banjir yang menutupi badan jalan.” ujarnya.

Total Views: 669

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!