Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Bencana alam

Akses Jalan Trans Sulawesi di Parimo Tertutup Akibat Banjir Sudah Bisa Dilewati

×

Akses Jalan Trans Sulawesi di Parimo Tertutup Akibat Banjir Sudah Bisa Dilewati

Sebarkan artikel ini

Bisalanews.id – Ruas jalan Trans Sulawesi di Desa Uwevolo, Kecamatan Siniu Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng) yang sempat tertutup akibat banjir, kini sudah kembali normal.

“Jalan tersebut sudah bisa dilewati setelah dilakukan pembersihan menggunakan alat berat dan dibantu tim gabungan.” kata Kalak BPBD Parimo, Idran di Parigi, Sabtu (11/5/2024).

Example 300x600

Menurut Idran, sekitar 2 jam dilakukan proses pembersihan material banjir yang dibantu tim gabungan.

“Setelah istirahat makan siang pada pukul : 12.00 Wita, akses jalan Trans Sulawesi sudah bisa dilalui,” ungkapnya.

Baca juga :  Pasca Bencana Tagana Sulawesi Tengah Tiga Kali lakukan LDP Di Toribulu

Menurut Idran, meskipun jalan tersebut sudah bisa dilalui, namun pihaknya tetap melakukan normalisasi jalur sungai dan badan jalan.

“Karena material terbawa terbanjir itu lumpur, batu besar dan bahkan kayu besar menumpuk di badan jalan. Sehingga, harus dibersihakan,” ujarnya.

Ia mengatakan, intensitas hujan meningkat diwilayah itu, mengakibatkan sungai di dusun I Desa Uwevolo meluap hingga material lumpur dan kayu menutupi sebagian badan jalan Tran Sulawesi.

“Banjir terjadi sekitar pukul : 03.00 Wita. Begitu terima laporan dari Camat dan Kepala Desa Uwevolo, kami langsung turun ke lokasi banjir,” ungkap Idran.

Baca juga :  Banjir Bandang di Kelurahan Rua, Ternate: 13 Korban Meninggal Dunia

Sofyan, salah satu warga Desa Uwevolo mengungkapkan, sungai yang meluap saat ini awalnya merupakan sungai kering, lantaran hujan kerap mengguyur wilayah itu, sehingga air meluap disebagian ruas jalan Trans Sulawesi.

Arus sungai kata dia, sangat deras setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut. Beruntung dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa.

Namun, satu unit rumah warga terdampak dan rusak dibagian dapur.Berdasarkan pantauan media ini, Sabtu pagi sebagian badan jalan tertutup material banjir, yakni lumpur dan kayu yang terbawa derasnya arus sungai.

Baca juga :  Dua Warga Lambunu Tewas Tenggelam Usai Perahu Terbalik Dihantam Angin Kencang

Selain material, lumpur dan kayu, sebagian ruas jalan juga digenangi air. Terpantau arus lalulintas macet. Ribuan kendaraan terpaksa anteran dari arah utara Parigi Moutong begitupun sebaliknya.

“Setelah mendapat laporan, Dinas PUPRP dan pihak Balai Jalan sudah mengerahkan dua unit alat berat untuk membersihkan material banjir yang menutupi badan jalan.” ujarnya.

Total Views: 831

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *