Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Bencana alamDaerah

FPRB Bandayo Mulai di kenal oleh Pemda Parigi Moutong

×

FPRB Bandayo Mulai di kenal oleh Pemda Parigi Moutong

Sebarkan artikel ini

Bisalanews.id-Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Bandayo Kelurahan Bantaya mencapai jumlah peserta terbanyak dalam Sosialisasi Wawasan Kebangsaan yang diadakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Parigi Moutong. (13/11/2023)

Acara ini berlangsung di aula lantai dua Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parigi Moutong.

Example 300x600

Ketua FPRB, Moh Rifai Pakaya, dalam keterangannya menjelaskan bahwa keberhasilan FPRB Bandayo dalam menarik perhatian pemerintah daerah merupakan langkah positif.

Yusnaeni Buka Sosialisasi Wawasan Kebangsaan untuk Menumbuhkan Cinta Tanah Air

Menurutnya, forum ini telah mulai dikenal di kalangan pemerintahan setempat, menandakan peran penting dalam upaya pengurangan risiko bencana di wilayah tersebut.

Baca juga :  Sebelas Hari Buka Dapur Umum : Dinsos Parigi Moutong Pasok Makanan 11.586 Bungkus

Sosialisasi Wawasan Kebangsaan menjadi platform penting bagi FPRB Bandayo untuk menyampaikan peran dan kontribusinya dalam mitigasi bencana.

Peserta yang hadir dari kelurahan Bantaya sangat antusias dalam memahami wawasan kebangsaan sebagai bagian integral dari kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Acara ini bukan hanya sekadar sosialisasi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk memahami lebih dalam peran FPRB dalam merancang strategi pengurangan risiko bencana yang lebih efektif.

Baca juga :  Satpol PP-Damkar Parimo, Tertibkan Pedagang Berjualan di Atas Drainase

Moh Rifai Pakaya menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dari potensi bencana.

Danramil 1306-08 lakukan Penguatan Wasbang

Peningkatan partisipasi FPRB Bandayo dalam kegiatan semacam ini menjadi dorongan positif bagi upaya pencegahan dan kesiapsiagaan bencana di tingkat lokal.

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong diharapkan dapat lebih memperhatikan peran aktif kelurahan-kelurahan dalam menjalankan program pengurangan risiko bencana.

Selain itu, Sosialisasi Wawasan Kebangsaan juga menjadi ajang diskusi mengenai peran masyarakat dalam mendukung upaya pemerintah.

Baca juga :  Warga Torue Sampaikan Pernyataan Sikap, Minta Kepala Desa Dievaluasi

Peserta didorong untuk menjadi agen perubahan dalam membangun kesadaran kolektif terhadap risiko bencana dan tindakan preventif yang dapat dilakukan bersama-sama.

Melalui kegiatan ini, FPRB Bandayo tidak hanya memperkuat posisinya sebagai mitra strategis pemerintah, tetapi juga sebagai agen perubahan yang memiliki peran vital dalam menjaga keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.

Kesuksesan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan kali ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi kelurahan-kelurahan lainnya untuk lebih aktif terlibat dalam upaya pengurangan risiko bencana.

Total Views: 609

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *