
Bisalanews.id-Kementerian Sosial Republik Indonesia membentuk Kampung Siaga Bencana (KSB) di Desa Pattiro, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone untuk mengantisipasi bencana alam yang sering terjadi di Kabupaten Bone.(09/05/2024)
Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial RI sekaligus Plt. Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial, Robben Rico, Pj.Bupati Kabupaten Bone, H Andi Islamuddin, Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Basri dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bone, Andi Mappanggara.

Pembentukan KSB tersebut ditandai dengan Pengukuhan dan uji simulasi penanggulangan bencana berbasis masyarakat berlangsung di Lapangan Desa Pattiro.
Sebelumnya masyarakat melakukan beberapa rangkaian pelatihan dari Kementerian Sosial mulai dari sosialisasi, pembentukan kelompok, pelatihan teknis, simulasi dan uji coba SOP untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan masyarakat tentang pengurangan risiko dan penanggulangan bencana.

Dalam Pengukuhan Kampung Siaga Bencana di Desa Pattiro, Kemensos memberikan Bantuan Kesiapsiagaan dan Penanggulangan Bencana di Kabupaten Bone sebesar Rp 341.199.090,- dan Bantuan Keserasian Sosial sebesar Rp 150.000.000,- yang diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris Jenderal juga selaku Plt. Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial, Robben Rico kepada PJ. Bupati Bone, H Andi Islamuddin.
Dalam sambutannya Pj. Bupati mengucapkan terimakasih kepada Kemensos yang telah membentuk Kampung Siaga Bencana sekaligus menyerahkan bantuan lumbung sosial.

“Terimakasih kepada Kementerian Sosial terkait program KSB ini jadi hal strategis bagi kami mengingat adanya dukungan logistik dan perlengkapan yang dekat tempat rawan bencana dan komponen terlatih dari unsur masyarakat setempat maka detik pertama saat terjadi bencana dapat dilakukan langkah-langkah untuk menyelamatkan jiwa dan harta benda itu sendiri” ucapnya.
Diharapkan dengan adanya pembentukan sekaligus pelatihan Kampung Siaga Bencana di Desa Pattiro, masyarakat mampu melakukan analisis resiko terjadinya bencana serta diharapkan segera mengambil langkah-langkah cepat dalam menanggulangi bencana di daerahnya.
















