
Bisalanews.id-Pj Bupati Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Joi Eltiano Bernadin Oroh mengapresiasi misi kemanusian Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Parigi Moutong yang terlibat membantu proses evakuasi korban dampak erupsi Gunung Ruang yang meletus beberapa saat yang lalu.(02/05/2024)
Menurut Pj Bupati Parigi Moutong,Richard Arnaldo Djanggola Tim Tagana dipimpin langsung oleh Sekretaris Dinas Sosial,Tri Nugrah Adiyartha yang secara langsung melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sitaro.
“Tagana itu dipimpin oleh Pak Sekdis Dinas Sosial sudah berhubungan langsung dengan Pj Bupati Kepulauan Sitaro,” ucapnya
Sambung Richard bahwa dirinya juga telah melakukan komunikasi secara langsung dengan Joi Eltiano Bernadin Oroh yang menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerja ikhlas dari tim Tagana Parigi Moutong.
“Pj Bupati Kepulauan Sitaro berkomunikasi dengan kami, mereka mengapresiasi Kabupaten Parigi Moutong mengirimkan tenaga Tagana,” terangnya.
Dalam kesempatan ini Richard juga mengatakan turut prihatin atas bencana erupsi gunung Ruang tersebut, dan menyikapi hal itu, pihaknya mengirimkan bantuan kemanusiaan yang terdiri dari personil Tagana sekitar 11 orang yang ikut membantu dalam proses evakuasi korban bencana.
“Intinya kami mengapresiasi dan menindaklanjuti bencana itu dan memberikan tenaga kemanusiaan kami untuk membantu rekan-rekan, keluarga kita, saudara-saudara kita di Kepulauan Sitaro,” tegasnya.
Richard Arnaldo juga bakal memberikan penghargaan kepada personil Tagana yang dipimpin Sekretaris Dinas Sosial Parigi Moutong itu.
Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi pemda Parigi Moutong untuk mereka yang tergabung dalam misi kemanusiaan di Kepulauan Sitaro.
Diketahui, Gunung Ruang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara (Sulut), kembali erupsi hingga statusnya naik menjadi Level IV (Awas).
Letusan gunung api melontarkan abu vulkanik yang menyebar hingga ke Provinsi Gorontalo.Gunung Ruang yang terletak di Kecamatan Tagulandang itu meletus pada Selasa (30/4) dini hari.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) lalu menetapkan status Awas terhitung mulai pukul 01.30 Wita.
















