
Bisalanewa.id – Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong, Ibrahim, mengungkapkan bahwa dalam pendataan tahun 2023, terjadi peninjauan ulang terhadap jumlah penduduk usia sekolah yang tidak bersekolah di awal tahun.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melakukan pengecekan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Parigi Moutong, yang sebelumnya mencatat sekitar 17 ribu penduduk Parigi Moutong usia sekolah yang tidak bersekolah.
Namun, setelah turun ke lapangan dan mendatangi desa-desa, ternyata data tersebut tidak sesuai dengan temuan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Ibrahim menjelaskan bahwa beberapa faktor seperti kematian, lanjut usia, pindah domisili, dan usia belum memenuhi kriteria anak sekolah menjadi penyebab ketidaksesuaian data.
“Kami menemukan kesenjangan antara data BPS dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong. Kemungkinan, data yang diambil oleh BPS adalah data sensus 5 tahun sebelumnya atau data yang belum terupdate,” jelas Ibrahim.
Ia menambahkan bahwa upaya untuk mengurangi angka putus sekolah dilakukan melalui intervensi, baik di Pendidikan formal maupun setaraan atau non formal, seperti Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang ada di Parigi Moutong. Meskipun ada perbedaan data, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berkomitmen untuk menuntaskan angka anak putus sekolah.
“Kami akan menuntaskan angka putus sekolah berdasarkan data yang kami temukan di lapangan. Capaian target dan persentase penuntasan tergantung pada jumlah anggaran yang kami miliki. Meskipun capaiannya tidak signifikan naik sekaligus, kami menyesuaikan anggaran dengan upaya penuntasan yang dilakukan,” jelas Ibrahim.
Ia menekankan bahwa kendala kekurangan anggaran tidak menjadi hambatan serius, karena setiap tahun terdapat pencapaian yang berhasil diselesaikan. Dengan terus berupaya dan meningkatkan anggaran, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berharap dapat memberikan dampak positif yang lebih besar terhadap penurunan angka putus sekolah di Parigi Moutong.
Total Views: 924















