
bisalanews.id-Ariesto SPd, MAP, selaku Manager Program Pemberdayaan Petani (Readsi) Kabupaten Parigi Moutong, memberikan laporan terbaru mengenai perkembangan program ini. Program yang disponsori oleh International Fund for Agricultural Development (Ifad), lembaga fanding internasional di bidang pertanian dan peningkatan taraf hidup masyarakat, telah berlangsung sejak tahun 2019 dan direncanakan berjalan hingga tahun 2024.
Dalam laporannya, Ariesto menyebutkan bahwa nilai Program Hibah dan Dana (PHD) Readsi mencapai sekitar 15 miliar pada tahun 2024, namun melalui penambahan dana sebesar 2,5 miliar, total dana hibah yang digelontorkan oleh Ifad kini mencapai 17 miliar rupiah. Dana tersebut diarahkan untuk peningkatan kapasitas petani di 12 kecamatan dan 20 desa di Kabupaten Parigi Moutong.
“Kami memiliki program fisik dengan alokasi yang jelas untuk setiap kecamatan. Mulai dari Sausu, Parigi Selatan, Tinombo Selatan, Sidoan,Tinombo,Palasa,Tomini,Mepanga, hingga Moutong, ada berbagai kegiatan yang mencakup pelatihan, pembinaan, dan bantuan sarana produksi pertanian,” ungkap Ariesto.
Program ini melibatkan 20 desa sebagai lokus kegiatan, dengan penekanan pada peningkatan kapasitas pendamping petani. Program-program seperti sekolah lapang petani, literasi keuangan, pelatihan bisnis, hingga kerjasama dengan PT Mars dalam pelatihan Kakao, sudah mulai diimplementasikan di sejumlah desa.
Selain itu, ada pula bantuan berupa mesin handtracktor roda dua, kultivator, dan infrastruktur sederhana seperti jalan kesehatan dan jalan produksi. Program pemberdayaan masyarakat desa mencakup sektor simpan pinjam kelompok, pemanfaatan pekarangan, pemenuhan gizi untuk mengatasi stunting, hingga pembentukan usaha kelompok wanita tani (KWT).
Laporan tersebut juga mencatat bahwa 20% masyarakat desa telah mengakses lembaga keuangan resmi, seperti Bank BRI. Data menunjukkan bahwa dari jumlah anggota kelompok sebanyak 3.482 orang, sekitar 18% atau 600 orang telah mengakses lembaga keuangan resmi, membuktikan tingginya minat dan partisipasi masyarakat dalam program ini.
Dengan capaian yang signifikan, program Readsi terus berkomitmen untuk memberdayakan petani, meningkatkan produksi pertanian, dan merangsang pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Parigi Moutong.
Pj. Bupati Parigi Moutong, Richard A. Djanggola, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Kepala Dinas Kesehatan turut hadir dalam kegiatan ini
















