
Bisalanews.id, Parmout – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran, menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan pemenuhan dokter spesialis di sejumlah rumah sakit daerah.
Hal itu disampaikannya usai melakukan pertemuan dengan unsur Fakultas Kedokteran Universitas Hasanudin Makassar guna membahas kebutuhan tenaga medis di RSUD Buluenapoae Moutong, RSUD Raja Tombolotutu, dan RSUD Anuntaloko Parigi.
Dalam pertemuan tersebut, Zulfinasran didampingi Wakil Direktur BLUD RSUD Anuntaloko Parigi, dr. Flora, Direktur BLUD RSUD Raja Tombolotutu, Astar Baturangka, serta Direktur RSUD Bulunapoaye Moutong.
Ia menyebut, langkah ini merupakan bagian dari upaya konkret pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.
“Ketersediaan dokter spesialis bukan lagi sekadar kebutuhan tambahan, tetapi sudah menjadi keharusan. Rumah sakit kita harus mampu memberikan pelayanan maksimal tanpa masyarakat harus dirujuk jauh ke luar daerah,” tegas Zulfinasran.
Menurutnya, ketiga rumah sakit tersebut memiliki peran strategis sebagai fasilitas rujukan di wilayah Parigi Moutong.
Namun, keterbatasan jumlah dokter spesialis masih menjadi tantangan yang harus segera diatasi melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan kedokteran.
“Kami datang membawa kebutuhan riil daerah. Pemerintah daerah sangat berharap adanya dukungan dari Fakultas Kedokteran untuk membantu penempatan dokter spesialis, baik melalui pola kerja sama pendidikan maupun penugasan,” ujarnya.
Zulfinasran menjelaskan, peningkatan mutu layanan kesehatan menjadi salah satu prioritas daerah.
Tanpa dukungan tenaga medis yang memadai, menurutnya, sulit bagi rumah sakit untuk meningkatkan status pelayanan dan memenuhi standar yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
“Kalau SDM-nya belum lengkap, tentu pelayanan kita juga terbatas. Karena itu, kami ingin memastikan rumah sakit di Moutong, Raja Tombolotutu, dan Anuntaloko bisa sejajar dengan rumah sakit lain di daerah yang lebih maju,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasinya atas respons positif dari pihak Fakultas Kedokteran yang siap menindaklanjuti kebutuhan tersebut.
Komunikasi lanjutan, kata dia, akan segera dilakukan untuk membahas teknis kerja sama dan pemetaan kebutuhan masing-masing rumah sakit.
“Alhamdulillah, secara garis besar mereka merespons dengan baik dan siap segera menindaklanjuti. Ini menjadi angin segar bagi kami, karena artinya ada peluang nyata untuk memperkuat layanan kesehatan di Parigi Moutong,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Zulfinasran menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan berhenti pada pertemuan ini saja. Ia memastikan akan terus mengawal proses hingga kebutuhan dokter spesialis benar-benar terpenuhi.
“Kami akan kawal terus sampai ada realisasi. Ini menyangkut hak dasar masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan berkualitas,” tandas Zulfinasran.
Dengan langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap pelayanan kesehatan di tiga rumah sakit daerah semakin optimal, sehingga masyarakat tidak lagi mengalami kendala dalam memperoleh penanganan medis spesialis di daerah sendiri.
















