Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Pemerintahan

Pemkab Parigi Moutong Gelar Musrenbang RPJMD 2025–2029, Bupati Tekankan Sinergi Pembangunan

×

Pemkab Parigi Moutong Gelar Musrenbang RPJMD 2025–2029, Bupati Tekankan Sinergi Pembangunan

Sebarkan artikel ini
Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase. Foto: Fita

Bisalanews.id, Parmout – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, bertempat di Auditorium Kantor Bupati, Selasa (14/10/2025).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, yang menegaskan pentingnya kesatuan langkah seluruh pemangku kepentingan dalam menjawab dinamika dan tantangan pembangunan daerah.

Example 300x600

Dalam sambutannya, Bupati Erwin menyampaikan bahwa penyusunan RPJMD merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah terhadap pelaksanaan peraturan perundang-undangan, sekaligus wujud partisipasi masyarakat dalam menentukan arah pembangunan lima tahun ke depan.

Baca juga :  Bisnis Haram Sabu Terbongkar di Tinombo, Mahasiswa Jadi Tersangka

“RPJMD ini diharapkan menjadi instrumen yang aspiratif dan partisipatif, sebagai kerangka kebijakan, program, dan kegiatan pembangunan daerah,” ujar Erwin.

Ia menekankan pentingnya sinergi dan sinkronisasi antara perencanaan pembangunan daerah dengan kebijakan pemerintah provinsi, pusat, serta hingga tingkat desa, terutama melalui pendekatan Gerbang Desa Mandiri dan Berkelanjutan.

Lebih lanjut, Bupati Erwin memaparkan lima misi utama pembangunan Kabupaten Parigi Moutong, yaitu:

  1. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi rakyat.
  2. Mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan.
  3. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing.
  4. Memperkuat ketahanan ekologi dan kelestarian lingkungan.
  5. Melaksanakan tata kelola pemerintahan yang berkualitas dan bersih.

Kelima misi tersebut kemudian dijabarkan dalam enam program unggulan yang mengusung semangat sejahtera bersama, mandiri bersama, harmoni bersama, dan berintegritas bersama.

Dalam forum itu, Bupati juga menyoroti sejumlah tantangan pembangunan daerah, seperti keterbatasan infrastruktur, penurunan dana perimbangan, serta kebutuhan peningkatan layanan pendidikan, kesehatan, dan penguatan sektor ekonomi.

“Kondisi ini memerlukan dukungan penuh dari pemerintah provinsi dan pusat, serta stabilitas keamanan dan ketertiban sebagai modal sosial,” ungkapnya.

Melalui Musrenbang RPJMD ini, Erwin berharap seluruh pemangku kepentingan dapat memberikan masukan yang komprehensif agar dokumen RPJMD 2025–2029 menjadi lebih rasional, terarah, dan efektif dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

“Kami berharap seluruh stakeholder berperan aktif agar kelemahan yang ada dapat diatasi bersama, dan percepatan pembangunan benar-benar terwujud,” tutupnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, perwakilan desa, serta mitra pembangunan lainnya.

Total Views: 1710

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *