
Palu, Bisalanews.id – Marasobu Pickleball Club (MPC) Parigi kembali menunjukkan eksistensinya di ajang olahraga pickleball Sulawesi Tengah. Dalam Turnamen Pickleball yang diselenggarakan Espirit Madani Pickleball Club (EMPC) di Gedung Aula SDN Madani, Kota Palu, 7–8 Agustus 2026, para atlet asal Kabupaten Parigi Moutong sukses memborong sejumlah gelar juara pada kategori ganda putra maupun ganda campuran.
Turnamen yang diikuti tiga klub, yakni Espirit Madani Pickleball Club (EMPC) Palu, UNTAD Club Palu, dan Marasobu Pickleball Club (MPC) Parigi, berlangsung dalam suasana penuh sportivitas dan kebersamaan. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antarpegiat pickleball sekaligus mendorong perkembangan olahraga yang kini semakin diminati masyarakat.
MPC Parigi mengirimkan dua pasangan pada nomor ganda putra dan empat pasangan pada nomor ganda campuran. Meski datang dari daerah dengan fasilitas dan pembinaan yang masih terbatas, para atlet mampu tampil kompetitif dan bersaing dengan klub-klub dari Kota Palu.
Pada kategori ganda putra, pasangan Azhari/Iki berhasil meraih Juara II, sedangkan pasangan Andi Irham/Fuad Gazali menempati Juara III.
Prestasi lebih membanggakan kembali diraih pada nomor ganda campuran. Pasangan Azhari/Wulan sukses keluar sebagai Juara I, disusul pasangan Andi Irham/Yeyen yang meraih Juara II, sementara pasangan Fuad Gazali/Rizki Amalia menempati Juara III. Pasangan Iki/Eta juga turut berpartisipasi dan memberikan penampilan terbaik sepanjang turnamen.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa atlet pickleball asal Parigi Moutong memiliki potensi besar untuk bersaing dalam kompetisi antarklub di tingkat regional.
Bagi MPC Parigi, keikutsertaan dalam turnamen bukan semata mengejar prestasi, melainkan menjadi bagian dari upaya menjaga eksistensi olahraga pickleball di Kabupaten Parigi Moutong sekaligus mengukur hasil latihan yang selama ini dijalani.
Di tengah keterbatasan dukungan kelembagaan dan pembinaan olahraga di tingkat daerah, para atlet tetap konsisten berlatih secara mandiri. Lapangan outdoor di kawasan Kantor Bupati Parigi Moutong menjadi tempat rutin mereka mengasah kemampuan sekaligus menjaga kebugaran.
Semangat para pegiat pickleball tersebut menunjukkan bahwa perkembangan sebuah cabang olahraga tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan fasilitas, tetapi juga oleh komitmen komunitas, konsistensi latihan, serta keinginan untuk terus berkembang melalui berbagai kompetisi.
Meski demikian, pengembangan pickleball di Parigi Moutong masih membutuhkan perhatian lebih. Pembinaan atlet usia muda, penyediaan lapangan yang representatif, pelatih bersertifikat, kompetisi yang berkelanjutan, hingga dukungan organisasi dan pemerintah daerah dinilai menjadi faktor penting untuk mencetak atlet berprestasi.
Prestasi yang diraih MPC Parigi di Turnamen EMPC Palu menjadi sinyal positif bahwa Kabupaten Parigi Moutong memiliki potensi besar dalam cabang olahraga pickleball. Dengan pembinaan yang lebih terarah dan dukungan berbagai pihak, olahraga ini diyakini mampu berkembang lebih pesat serta melahirkan atlet-atlet yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.
Turnamen EMPC Palu pun tidak hanya menghasilkan para juara, tetapi juga memperlihatkan tumbuhnya semangat sportivitas, persaudaraan, dan optimisme bahwa pickleball akan terus berkembang menjadi salah satu cabang olahraga yang memiliki masa depan cerah di Sulawesi Tengah.













