
Bisalanews.id,Gorontalo, — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed., melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Gorontalo dalam rangka memperkuat komitmen pemerintah pusat terhadap peningkatan mutu dan pemerataan akses pendidikan, khususnya di kawasan timur Indonesia.11 Juni 2025
Dalam kunjungan tersebut, Mendikdasmen didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi Kementerian, di antaranya Dr. Arie Wibowo (Direktur Sekolah Menengah Kejuruan), Ir. Haris Iskandar, Ph.D (Widyaparada Ahli Utama), Dr. Mariman Darto, M.Si (Staf Ahli Bidang Manajemen Talenta), serta para kepala unit pelaksana teknis Kemendikdasmen.
Turut menyambut kehadiran rombongan, Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Gorontalo Rudi Syaifullah, S.Si., M.M., Kepala Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Gorontalo Eky Aristanto P. Punu, S.E., M.M., dan Kepala Kantor Bahasa Provinsi Gorontalo, Dr. Arie Andrasyah Isa, S.S., M.Hum.
Kehadiran Mendikdasmen disambut secara adat oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo, sebagai bentuk penghormatan atas kunjungan kenegaraan yang membawa agenda strategis dalam pembangunan pendidikan daerah.
Agenda pertama kunjungan kerja dimulai di Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGo), di mana Dr. Abdul Mu’ti menghadiri prosesi wisuda dan meresmikan Fakultas Kedokteran UMGo. Fakultas ini diharapkan dapat menjadi jawaban atas kebutuhan tenaga kesehatan, khususnya di wilayah timur Indonesia.
Pada kesempatan yang sama, Mendikdasmen juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid At-Tanwir di kawasan kampus UMGo, sebagai simbol sinergi antara pengembangan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai spiritual.
Selanjutnya, Mendikdasmen melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Boalemo untuk meluncurkan Program Smart School, sebuah inisiatif digitalisasi pendidikan berbasis teknologi informasi dan komunikasi.
Program ini dirancang sebagai pilot project transformasi pendidikan digital di wilayah tersebut, yang ke depannya diharapkan dapat diperluas ke berbagai daerah di Indonesia.
Kunjungan kerja ini menjadi wujud nyata komitmen Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam memperkuat fondasi pendidikan nasional, melalui upaya strategis untuk menciptakan pemerataan akses dan peningkatan mutu pendidikan di seluruh pelosok negeri.
















