Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Kesehatan

Pemda Parigi Moutong Ikuti Penilaian Konvergensi Stunting Tingkat Provinsi Sulteng Secara Daring

×

Pemda Parigi Moutong Ikuti Penilaian Konvergensi Stunting Tingkat Provinsi Sulteng Secara Daring

Sebarkan artikel ini
Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Parigi Moutong, Irwan dan Plt.Kepala Dinas Kesehatan,I Gede Widiadha serta Plt.Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,Sunarti hadir dalam penilaian konvergensi stunting tingkat Provinsi Sulawesi Tengah yang digelar secara daring.diruang Bupati.(07/05/2025).Foto.MR

Bisalanews.id,Parmout – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Parigi Moutong melibatkan semua unsur di penilaian konvergensi stunting tingkat Provinsi Sulawesi Tengah yang digelar secara daring, Rabu, 7 Mei 2025.

Konvergensi pencegahan stunting merupakan merupakan intervensi yang dilakukan secara terkoordinir, terpadu, dan bersama-sama mensasar kelompok sasaran prioritas yang tinggal di desa.

Example 300x600

Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Parigi Moutong, Irwan,mengatakan semua unsur yang dilibatkan dalam penilaian konvergensi stunting, di antaranya terdiri dari Bidan Desa, Kepala Puskesmas, Camat, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat hingga TP-PKK.

Baca juga :  Penjagub Gorontalo Apresiasi Sayembara Kader Posyandu

“Penilaiannya berkaitan dengan delapan aksi konvergensi,” ujar Irwan kepada wartawan usai mengikuti penilaian aksi konvergensi stunting di ruang kerja Bupati Parigi Moutong.

Ia mengatakan, dalam penilaian tersebut, juri yang terdiri dari para dosen mempertanyakan hal-hal yang berkaitan dengan indikator pendukung.

Baca juga :  Dinkes Parigi Moutong Siap Luncurkan Program SIMPATIK untuk Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Menurutnya, dari seluruh indikator yang menjadi penilaian telah dilaksanakan dan hasilnya cukup baik.

“Tahun sebelumnya Pemda Parigi Moutong meraih juara 1. Mempertahankan gelar juara itu memang sangat sulit. Semoga dengan keterlibatan semua pihak, gelar juara bisa dipertahankan. Kalaupun gelar itu lepas, berarti kita harus bekerja lebih keras lagi,” katanya.

Ia menyebutkan, prevalensi stunting di 2024, Kabupaten Parigi Moutong berada di angka 9,8 persen berdasarkan Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM).

Baca juga :  Kadinkes Parigi Moutong Warning Kepala Puskesmas: Jangan Lambat, Tingkatkan Layanan atau Dievaluasi

Sedangkan data dari hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) belum mengeluarkan rilis terkait hal tersebut.

Namun, Pemda Parigi Moutong sudah dapat mengukur berdasarkan data yang dirilis oleh EPPGBM.

“Sebab, berdasarkan data yang dirilis EPPGBM sudah reel dan sesuai dengan apa yang kami laksanakan di lapangan,” ungkap Irwan.

Total Views: 1283

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *