
Bisalanews.id,Parmout – Wakil Ketua I DPRD Parigi Moutong, Sayutin Budianto Tongani, menegaskan bahwa gerakan buruh merupakan gerakan nurani yang tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi semata, melainkan juga mencerminkan nilai-nilai moral dan keadilan sosial. (01/05/2025)
Hal ini disampaikannya dalam momentum peringatan Hari Buruh Internasional pada Kamis, 1 Mei 2025.
Menurut Sayutin, gerakan buruh sejatinya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan para pekerja dan membentuk masyarakat yang lebih adil dan beradab.
“Gerakan buruh bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja dan menciptakan masyarakat yang lebih adil, yang didorong oleh rasa kemanusiaan dan keadilan,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa penetapan 1 Mei sebagai Hari Buruh Internasional bermula dari Kongres tahun 1886 yang digelar oleh Federation of Organized Trades and Labor Unions.
Momen tersebut menjadi simbol perjuangan kelas pekerja, khususnya dalam menuntut penerapan jam kerja delapan jam per hari, dan menjadi tonggak masif gerakan buruh dunia.
“Pada era tersebut tanggal 1 Mei dipilih karena pada 1884 Federation of Organized Trades and Labor Unions, yang terinspirasi oleh kesuksesan aksi buruh di Kanada pada 1872,” tambahnya.
Menutup pernyataannya, Sayutin mengucapkan selamat memperingati Hari Buruh Internasional kepada seluruh pekerja di Kabupaten Parigi Moutong.
Ia berharap momentum ini dapat menjadi pengingat pentingnya pemenuhan hak-hak buruh serta peningkatan kesejahteraan yang sesuai dengan standar upah minimum.
“Melalui momentum peringatan Mayday, semoga kesejahteraan buruh dapat semakin baik dan sesuai dengan standar upah yang layak.Agar asas keadilan sosial dan kesejahteraan dapat menyentuh para buruh dan pekerja di Kabupaten Parigi Moutong,”pungkasnya.
















